Arab Saudi Tegaskan Keamanan Dua Kota Suci, Respons Serangan Houthi di Mekkah

Arab Saudi Tegaskan Keamanan Dua Kota Suci, Respons Serangan Houthi di Mekkah

Rakyatindependen.co.id – 16 September 2026 | Kerajaan Arab Saudi melancarkan peringatan tegas terhadap serangan yang dilancarkan oleh kelompok Houthi dari Yaman, yang mengancam keamanan dua kota suci Islam, Mekkah dan Madinah. Dalam sebuah pernyataan resmi, juru bicara koalisi yang dipimpin Arab Saudi, Kolonel Turki al-Malki, mengumumkan bahwa pertahanan udara Arab Saudi berhasil menangkap dan menghancurkan sebuah drone yang diluncurkan oleh kelompok Houthi dekat Mekkah pada Selasa malam.

Al-Malki menekankan bahwa “keamanan Dua Kota Suci dan jemaah haji merupakan garis merah” dan Arab Saudi akan mengambil tindakan tegas untuk mencegah serangan lebih lanjut. Koalisi Arab Saudi juga menegaskan bahwa mereka akan terus melindungi kepentingan agama dan keamanan regional.

01
Gempa M7,7 Flores: Mengungkap Sesar Naik Busur Belakang Flores dan Upaya Mitigasi Bangunan Tahan Gempa

Kelompok Houthi, yang didukung Iran, dengan cepat membantah tuduhan tersebut. Yahya Saree, juru bicara militer Houthi, menyatakan bahwa klaim Arab Saudi adalah “tipuan untuk propaganda”. Sementara itu, Hazem al-Assad, anggota politburo Houthi, menegaskan bahwa klaim tentang serangan ke Mekkah adalah “bohong yang sudah basi dan tidak lagi menipu siapa pun”.

Serangan ini terjadi di tengah eskalasi konflik yang telah berlangsung selama bertahun-tahun antara Arab Saudi dan Houthi. Sejak Juli, ketegangan telah meningkat setelah Houthi mengumumkan blokade maritim terhadap kapal-kapal Arab Saudi di Laut Merah sebagai tanggapan atas blokade Arab Saudi terhadap pelabuhan Yaman. Houthi juga telah melancarkan serangan hampir harian terhadap situs-situs energi dan kota-kota di barat Arab Saudi, menyebabkan lebih dari 80 orang terluka.

02
Purbaya Mancing Ikan Nila, Zulhas Bidik 40.000 Lokasi Budidaya

Pada awal pekan ini, Houthi berhasil menguasai seluruh pantai barat Yaman, termasuk pelabuhan Mocha dan Pulau Perim di Selat Bab al-Mandab. Serangan-serangan ini menunjukkan bahwa Houthi tetap menjadi ancaman serius bagi keamanan Arab Saudi, meskipun kerajaan telah mengeluarkan ratusan serangan udara terhadap posisi Houthi di Yaman.

Menanggapi situasi ini, Arab Saudi juga dilaporkan mencari bantuan intelijen dari Israel melalui Komando Tengah AS (CENTCOM). Menurut laporan The Jerusalem Post, diskusi ini bertujuan untuk mendapatkan informasi yang dapat membantu Arab Saudi memahami penyebaran dan operasi Houthi di masa depan. Langkah ini menunjukkan tingkat kecemasan yang tinggi di Riyadh, yang sebelumnya selalu menekankan kemandirian dalam urusan keamanan regional.

03
Danantara Housing Expo 2026: Solusi Lengkap dari Hunian hingga Mobilitas

Konflik yang berkepanjangan ini telah menimbulkan dampak signifikan bagi kawasan, termasuk penempatan lebih dari 100.000 orang di dalam Yaman. Dunia internasional, termasuk India, telah menyuarakan keprihatinan mendalam atas situasi ini dan memanggil semua pihak untuk menemukan solusi damai.

Situasi yang semakin tegang ini menunjukkan bahwa Arab Saudi menghadapi tantangan besar dalam menjaga keamanan wilayahnya dan melindungi Dua Kota Suci. Langkah-langkah tegas dan kooperatif dengan aktor internasional lainnya akan diperlukan untuk meredakan ketegangan dan mencapai stabilitas di wilayah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *