Warga Desa Mori Berswadaya dan Bergotong royong, Ikuti Lomba Perahu Hias di Festival Bengawan Bojonegoro 2018

0 181

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Rangkaian Kegiatan Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar selama 2 (dua) hari, yakni Sabtu (29/12/2018) hingga Minggu (30/12/2018).

Malam ini Sabtu tanggal 30 Desember 2018, di Lapangan Sale, Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, bakal ada kegiatan Sarasehan Bengawan, yang menghadirkan sastrawan kondang yakni, Bramantyo Prijosusilo dan Semar Suwito. Acara Sarasehan Bengawan dihibur dengan kesenian tradisional seperti musik lesung dan sandur.

Puncak acara festival perahu hias bakal digelar Minggu (30/12/2018), dengan start di Bengawan solo yang berada di utara Lapangan Sale, turut Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, yang bakal diberangkatkan oleh Bupati Bojonegoro DR Hj AnnaMu’awanah.

Festival perahu hias yang bakal diikuti puluhan peserta dari lembaga, desa dan umum itu, akan berjalan menyusuri Bengawan solo dari Lapangan Sale, Sukoharjo itu menuju ke arah timur, melintasi desa-desa yang ada di bantaran sungai terpanjang di Jawa itu, dengan finish di Taman Bengawan Solo (TBS) yang berada di Tambangan Banjarsari, di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Bojonegoro.

Salah satu desa yang mengikuti Festival Bengawan Bojonegoro 2018 di event perahu hias adalah Desa Mori, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro. Desa Mori yang berada di bantaran Sungai Bengawan Solo tepatnya di barat bengawan itu, bertekad untuk menjadi juara dalam ajang “Rawat Rumat” Bengawan itu.

Budiono (40), seorang warga Desa Mori yang bakal ikut Ajang Perahu hias mengatakan, warga Desa Mori, tetap bersemangat mengikuti ajang Lomba Perahu hias dengan total hadiah sebesar 45 juta dan tropy dari Bupati Bojonegoro itu.

“Walaupun, tahun ini tak ada subsidi dari Pemkab Bojonegoro, untuk biaya lomba Perahu hias, warga Desa Mori dengan dibantu Pemerintah desa setempat, tetap berwadaya dan bergotong royong untuk mengikuti lomba perahu hias. Sebab, Bengawan adalah kehidupan kami, Bengawan banyak memberikan berkah bagi warga sehingga kami sangat mencintai bengawan ini,” ungkap Budiono, yang sehari-hari berprofesi sebagai jurnalis salah satu media online di Bojonegoro itu, Sabtu (29/12/2018).

Ditambahkan, mengikuti Festival Menghias Perahu di Festival Bengawan Bojonegoro 2018, merupakan bukti kecintaan warga Desa Mori terhadap keberadaan Bengawan solo yang melintasi Kabupaten Bojonegoro ini.

“Hari ini, kami telah berhasil menyelesaikan menghias perahu sehingga besok pagi kita sudah siap berlaga. Dengan semangat berswadaya, kami berharap Tim Desa Mori, Trucuk ini, bisa memenangkan Lomba Perahu Hias 2018 ini,” katanya sambil berharap.

Perlu diketahui, Festival Bengawan bakal dimeriahkan Sarasehan Bengawan dengan Hiburan Musik Lesung dan Sandur. Sastra Bengawan, Lomba Melukis On The Spot, Ada Lelang Lukisan hasilnya untuk sedekah budaya dan festival tahun berikutnya.

**(Kis/Red).