Usir Nyamuk Dengan 5 Aroma Bahan Alami Ini

131

JAKARTA – Nyamuk membawa begitu banyak penyakit, dari demam berdarah, kaki gajah, sampai malaria. Dan yang menyebalkan, serangga jenis ini sangat sulit diberantas. Apalagi di musim panas. Ketika ada air yang tidak mengalir, mereka lebih leluasa untuk berkembang biak.

Saking sebalnya pada nyamuk, banyak orang akhirnya menggunakan anti nyamuk. Umumnya orang menggunakan anti nyamuk yang dioleskan ke tubuh atau yang disemprotkan ke ruangan. Padahal, ada lo anti nyamuk alami yang berasal dari tanaman.

Jenis tanaman ini dapat mengusir nyamuk karena baunya yang tidak disukai serangga itu. Apa saja?

1. Bawang putih

Jika digunakan untuk memasak, bawang putih berbau harum. Tapi rupanya bau bawang putih mentah begotu tidak disukai nyamuk. Bahkan, memakan siung bawang putih diyakini dapat mengusir serangga pengisap darah ini.

2. Basil atau Selasih 

Pernah memakan selasih yang katanya mpuh untuk panas dalam. Nah, kali ini coba gunakan daunnya untuk mengusir nyamuk. Tanaman ini dapat ditanam dengan mudah di rumah Anda. Minyak yang diekstrak dari daunnya dikenal sangat efektif untuk mengusir nyamuk.

3. Daun Mint

Jangan menggunakan daunt mint hanya untuk menambah aroma dan rasa di minuman the atau virgin mojito. Ketahuilah manfaat daun  yang punay rasa segar ini. Selain untuk minuman dan permen penyegar napas, ekstrak daun mint dapat mengusir nyamuk.

4. Serai

Lagi-lagi bumbu dapur. Tanaman berbau khas ini bukan hanya menambah lezat makanan atau menambah nikmati minuman, tapi juga bisa mengusir serangga.  Ekstrak serai atau minyak serai dikenal untuk mengusir nyamuk. Ekstrak serai banyak digunakan untuk campuran produk sabun atau minyak telon antinyamuk.

5. Daun Neem atau intaran

Daun neem, yang dikenal sebagai daun intaran atau mumba di Indonesia, juga jadi pilihan untuk menjaga tubuh dari gigitan nyamuk. Baunya tidak terlalu meneyngat sehingga cenderung aman untuk hidung. Kini, ekstrak daun neem banyak dijual sehingga memudahkan Anda mendapatkannya.

*) Artikel ini sebelumnya sudah tayang di: Tempo.com