Tanggul Sungai Sambiroto Nyaris Ambrol, Warga Adakan Gotong royong Kerja Bhakti

16

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN)- Banjir luapan Bengawan solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, sudah mulai surut. Namun, kondisi banjir di Sungai Sambiroto, Kepada Kapas yang merupakan anak sungai yang bermuara ke Bengawan solo itu, kondisi tanggulnya masih menghawatirkan. Ada 50 meter tanggul yang nyaris ambrol.

Kondisi tanggul di sungai Sambiroto itu, sudah 2 (dua) kali dibenahi, akan tetapi kondisi tanggul ambles lagi. Di saat banjir ini, kondisi tanggul dikawatirkan bakal ambrol hingga airnya bisa meluber ke 200 hektar lebih, tanaman padi milik warga Desa Sambiroto, Bakalan, Sukowati dan Ngampel. Apalagi, saat ini ada tanaman padi yang sudah mulai menguning hingga bisa mengakibatkan terjadinya gagal panen.

Kades Sambiroto Drs Sudjono,MM, saat ditemui rakyatindependen.co.id mengatakan, dirinya bersama masyarakat melakukan antisipasi dengan memasang pasir yang dibungkus zak dan ditematkan di lokasi tanggul yang nyaris ambrol itu.

Dalam kesempatan itu, ada sekitar 50 orang lebih warga Sambiroto yang melakukan kerja bhakti gotong royong membenahi tanggul itu. Ada yang mengambil tanah dengan dimasukkan di zak dan ada yang mengusungnya serta ada yang memasang zak tersebut di tanggul yang nyaris ambrol itu. Mereka nampak guyub rukun dengan didampingi kadesnya itu.

Tampak, warga Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, saat gotong royong kerja bhakti benahi tanggul yang nyaris ambrol, Sabtu (24/2/2018).

“Kami melakukan antisipasi ambrolnya tanggul dengan menempatkan pasir yang ditaruh di zak, untuk tanggul sementara agar tidak ambrol. Sebab, kondisi air sudah hampir meluber. Jika tanggul ambrol maka akan petani bakal merugi,” tegas Kades Sambiroto Drs Sudjono,MM, Sabtu (24/2/2018).

Ditambahkanya, hari ini Sabtu tanggal 24 Februari 2018, kerja bhakti menghasilkan sekitar 20 meter dan kekuaranganya akan dikerjakan besok Minggu tanggal 25 Februari 2018. Pihak Pemdes Sambiroto masih kekurangan pasir dan zak yang hendak dipakai untuk membuat tanggul darurat tersebut. **(Kis/Red).

Loading...
Comments
Loading...