Takaran Beras PKH BPNT Desa Purwoasri, Sukosewu, Telah Dipenuhi Kekurangannya

407

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN)- Bantuan sosial (bansos) non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) yang disalurkan ada di Desa Purwoasri, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, menuai masalah.

Dalam pembagian beras dengan telor program penanggulangan kemiskinan di Indonesia melalui bansos non tunai PKH itu, dikeluhkan warga penerima manfaat yang berjumlah 425 KK (Kepala keluarga) itu.  Mereka mengeluhkan adanya takaran beras yang seharusnya 10 kilogram (kg) ternyata hanya 7,5 kg, yang dibagikan Senin (25/3/2019) lalu.

Protes warga itu, ditindak lanjuti oleh pemilik e-warong Imam Muhajir. Dimana, ada kekeliruan dalam packing beras yang dikirim oleh suplayer UD Moro Seneng milik H Kasim (60) asal Desa Nglajang, Kecamatan Sugohwaras, Bojonegoro itu.

Lanjut Imam Muhajir, supliyer mengirimkan beras dengan takaran yang kurang dari ketentuanya. Seharusnya, dengan beras medium harusnya berat bersih 10 kg. Tapi, mereka menggunakan takaran beras premium dengan berat bersih 7,5 kg.

“Hari ini (Rabu) kita berikan lagi tambahan kekurangan takaran beras masing-masing 2,5 kg, sehingga penerima manfaat telah menerima beras sesuai dengan haknya yaitu beras medium dengan berat bersih 10 kg,” ungkap Imam Muhajir, kepada rakyatindependen.co.id, Rabu (27/3/2019).

Takaran Beras PKH BPNT Desa Purwoasri, Sukosewu, Telah Dipenuhi Kekurangannya 1
Kepala Dinsos Bojonegoro Helmy Elizabeth dengan didampingi Camat Sukosewu M Yasir, saat menyaksikan pembagian penambahan kekurangan takaran beras PKH BPNT Desa Purwoasri KecamatanSukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Rabu (27/3/2019).
Loading...

Masih menurut Mas Imam – demikian, pemilik e-warong Imam Muhajir, akrab disapa – dirinya telah meminta maaf pada penerima manfaat yang ada di desanya itu dan pihak supliyer telah menambah kekurangan takaran beras itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro Helmy Elizabeth mengatakan, pihaknya turun langsung ke Desa Purwoasri untuk melakukan investigasi lapangan. Ternyata, pihak supliyer telah menambah volume beras hingga sesuai dengan takaran yang tertera di packing tersebut.

“Kami sudah menyaksikan pembagian kekuarangan takaran beras bagi warga penerima manfaat PKH BPNT Desa Purwoasri, Kecamatan Sukosewu ini. Bersyukur, karena hak penerima manfaat itu sudah dipenuhi,” ungkap Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro Helmy Elizabeth, Rabu (27/3/2019).

Lanjut Helmy, pihaknya berterima kasih dengan rakyatindependen.co.id yang telah mengunggah berita tersebut, sehingga persoalan tersebut bisa segera ditangani dan diselesaikan.

Hadir dan turut menyaksikan penyerahan kekurangan takaran beras, yakni, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro Helmy Elizabeth dan Camat Sukosewu M. Yasir, serta Kades Purwoasri Imam Muhajir dan perangkat desa setempat.

**(Kis/Red).

Loading...

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy