Sosialisasi Pengawasan Partisipasi Masyarakat Berbasis Kebudayaan, Bawaslu Bojonegoro Tampilkan Ketoprak Siswo Budoyo

48

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, gelar seni Ketoprak Siswo Budoyo, di GOR (Gedung Olahraga) Dabonsia, yang berada di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Sabtu (9/11/2019) malam.

Pertunjukan ketoprak yang dikemas dengan acara sosialisasi Pengawasan Partisipasi Masyarakat Berbasis Kebuyaan itu, dibanjiri ribuan penonton masyarakat Bojonegoro, yang lama tak menonton pertunjukan ketoprak idolanya itu. Apalagi, prtunjukan dengan Lakon Raden Wijaya Ngratu itu tak dipungut bea masuk alias gratis.

Ketua Bawaslu Bojonegoro M Zaenuri, tampil memberikan sambutan paling awal. Dalam kata sambutanya, dia menyampaikan tentang tujuan yang mendasari digelarnya pertunjukan Ketoprak Siswo Budoyo oleh Bawaslu Bojonegoro itu.

“Tujuan Kami adalah untuk mendekatkan Bawaslu dengan masyarakat, dengan menggunakan media kebudayaan. Salah satu kesenian yang kami pilih adalah Ketoprak yang hingga saat ini masih banyak mencintai kesenian asli Jawa ini,” kata Ketua Bawaslu M. Zaenuri, Sabtu (9/11/2019) malam.

Masih menurut M Zaenuri, pihaknya juga mengenalkan program Bawaslu Bojonegoro selama tidak ada tahapan pemilu dan pilkada, yaitu salah satunya dengan mengadakan sekolah kader pengawsan.

Loading...

Sosialisasi Pengawasan Partisipasi Masyarakat Berbasis Kebudayaan, Bawaslu Bojonegoro Tampilkan Ketoprak Siswo Budoyo 1
Pagelaran Ketoprak Siswo Budoyo di acara Sosialisasi Pengawasan Partisipasi Masyarakat Berbasis Kebudayaan, yang digelar di GOR (Gedung Olahraga) Dabonsia, yang berada di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Sabtu (9/11/2019) malam.

“Semua kegiatan yang dilakukan oleh Bawaslu Bojonegoro itu, bertujuan untuk lebih mengenal lembaga Bawaslu ke masyarakat. Terutama tentang tugas pencegahan agar tak terjadi pelanggaran dalam pelaksanaan Pilkada dan Pemilu mendatang,” ungkapnya.

Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah yang berhalangan hadir dan diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, hukum dan Politik Setkab Bojonegoro Achmad Gunawan saat memberikan sambutanya, menyatakan bahwa pihaknya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi Bawaslu Bojonegoro, yang menggelar acara sosialisasi dengan menggunakan media kebudayaan.

“Sosialisasi Pengawasan Partisipasi Masyarakat Berbasis Kebuyaan seperti ini, bisa lebih mengena dan penyampaiannya bisa dicerna oleh masyarakat dengan baik. Sebab, mereka menyukai kesenian ketoprak yang dipilih Bawaslu sebagai sarana sosialisasi in,” ungkap pria yang akrab disapa Mas Gun itu, dihadapan puluhan ribu warga yang memadati GOR kebanggaan masyarakat Kota Ledre itu.

Masih menurut Mas Gun, pihaknya berharap semoga masyarakat bisa menyaksikan pertunjukan ketoprak sekaligus bisa mengambil manfaat dari sosialisasi untuk  menuju pesta demokrasi ke depan yang lebih baik.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Jawa timur Mohamad Amin, yang tampil memberikan sambutan di sela-sela acara ketoprak itu, lebih banyak bicara tentang, upaya Bawaslu yang ingin masyarakat itu memahami tentang bagaimana sebuah partai politik, masyarakat sebagai pemilih dan Bawaslu bisa bersinergi dengan baik.

Ribuan Penonton yang menyaksikan acara Sosialisasi Pengawasan Partisipasi Masyarakat Berbasis Kebudayaan, yang digelar di GOR (Gedung Olahraga) Dabonsia, yang berada di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Sabtu (9/11/2019) malam.

Masih menurut Mohamad Amin, seperti halnya dengan pertunjukan ketoprak tadi, ada wanita cantik itu mengibaratkan masyarakat dan ada 2 (dua) laki-laki yang berebut wanita itu diibaratkan sebuah partai politik. Sedangkan, ada laki-lakai tua yang mendamaikan perseteruan kedua laki-laki yang memperebutkan wanita itu, adalah diibaratkan sebagai Bawaslu.

“Wanita itu ibarat masyarakat yang perlu dirayu oleh kedua laki-laki yang diibaratkan sebagai partai politik. Jika parpol yang disukai dan dipilih oleh masyarakat jangan berbesar hati dan parpol yang tak disukai masyarakat juga harus legawa. Sedangkan, laki-laki yang dibaratkan sebagai Bawaslu itu, tampil memberikan saran bagi masyarakat dan parpol sehingga pesta demokrasi bisa berjalan dengan aman dan damai,” kata Mohamad Amin menegaskan.

Di akhir sambutanya, dengan kegiatan seperti ini maka ke depan Pemilu dan Pilkada semakin baik dalam pengawasan dan pelaksanaanya.

“Dengan kegiatan ini, masyarakat akan semakin mengenal Bawaslu, terutama tugas pencegahan yang bakal diwujudkan dalam sekolah kader pengawasan. Lahirnya kedekatan serta partisipasi masyarakat terhadap program-program Bawaslu Bojonegoro ini,” pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Hj Mitro’atin, Kepala Kesbangpol Bojonegoro Kusbiyanto. Hadir pula, Ketua Panwas Kecamatan Se-Kabupaten Bojonegoro, serta undangan lainnya.

**(Kis/Red).

Loading...

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More