Sertifikat Program PTSL Desa Jumput, Sukosewu, Diserahkan Secara Simbolis Oleh Bupati Bojonegoro

0 130

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Penyerahan serifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), ke para pemohon warga Desa Jumput, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bojonegoro, DR Hj Anna Mu’awanah, Senin (14/1/2019).

Acara yang digelar di Balai desa Jumput itu, diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Kepala desa Jumput, Ibtiyatun. Dalam kata sambutanya itu, kades perempuan yang dikenal energik itu menyampaikan ucapan selamat datang kepada Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah dan Forpimda Bojonegoro serta rombongan dari BPN Bojonegoro yang berkunjung di Desa Jumput, Kecamatan Sukosewu itu.

“Pemerintah desa (Pemdes) Desa Jumput beserta masyarakat Desa Jumput sangat bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada pemerintah. Sebab, telah memberikan program PTSL sehingga apa yang dicita-citakan warga Desa Jumput untuk memiliki sertifikat bisa terwujud,” ungkap Kades Jumput Ibtiyatun.

Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, dalam kata sambutanya mengatakan, dengan telah diselesaikannya proses PTSL yang ada di Desa Jumput sehingga hari ini, sertifikat ini sudah diserahkan ke warga yang menjadi pemohon sertifikat tersebut, hal itu patut disambut dengan rasa syukur kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa.

Tampak, pemohon program PTSL saat menghadiri acara penyerahan sertifikat PTSL secara simbolis oleh Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, yang digelar dibalai desa Jumput, Senin (14/1/2019).

“Yang sangat membanggakan bagi kita, bahwa Kabupaten Bojonegoro itu terpilih menjadi kabupaten dengan jatah terbesar dalam PTSL dan juga menjadi daerah terbaik dalam program sertifikat tanah ini sehingga bisa memberikan motivasi bagi daerah lain di Jawa timur dan secara nasional,” tegas bupati wanita pertama di Bojonegoro ini.

Ditambahkan Bu Anna – demikian, Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, akrab disapa – PTSL merupakan hal yang sangat luar biasa karena memudahkan masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah sehingga ini perlu disambut baik oleh masyarakat di Kabupaten Bojonegoro ini.

“Program PTSL untuk Kabupaten Bojonegoro Tahun 2018, memperoleh target 80.000 bidang dan Alhamdulillah sudah iselesaikan dengan baik. Hrapan kami di tahun 2022 atau 2023 semua tanah warga Bojonegoro sudah bersertifikat semua,” kata Bu Anna menegaskan.

Loading...

Lampri,APtnh,SH,MH, Kepala BPN Kabupaten Bojonegoro menyampaikan bahwa jumlah penerima sertifikat di desa jumput ini sebanyak 363 penerima. Dipilihnya Desa Jumput untuk penyerahan sertikat secara simbolis oleh Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah disebabkan Desa jumput, menjadi desa yang paling cepat dan paling awal dalam menyelesaikan administrasinya.

“Dipilihnya Desa Jumput menjadi tuan rumah untuk lokasi penyerahan sertifikat Program PTSL disebabkan Desa Jumput, adalah desa yang berhasil menyelesaikan administrasi paling cepat jika dibandingkan desa-desa yang lain. Sehingga diharapkan pelaksanaan PTSL di Desa Jumput bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa dan daerah lain,” tegasnya.

Bupati Bojonegoro, DR Hj Anna Mu’awanah berfoto bersama dengan Forpimda dan BPN serta undangan, usai menyerahkan sertifikat Program PTSL secara simbolis ke warga Desa Jumput, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Senin (14/1/2019).

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Jawa timur, yang diwakili oleh Kepala Bidang Infrastruktur Pertanahan Kanwil BPN Provinsi Jatim Ir. Ketut Giri Melaya menyampaikan, bahwa Pemprov Jatim memperoleh target terbesar dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia ini.

“Provinsi Jawa timur memperoleh target sebesar 7 juta penerima Program PTSL tahun 2018. Sedangkan, untuk Kabupaten Bojonegoro mendapat jatah paling besar yaitu sebesar 24 persen,” ujar Kepala Bidang Infrastruktur Pertanahan Kanwil BPN Provinsi Jatim Ir. Ketut Giri Melaya, serius.

Masih menurut Ketut Giri Malaya, pihaknya memberikan kepercayaan kepada masyarakat di wilayah Kanupaten Bojonegoro untuk suksesnya progam ini dan pihaknya bersyukur sebab Bojonegoro mampu mencapai target tersebut.

“Suksenya PTSL di Kabupaten Bojonegoro ini, diharapkan bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Jawa Timur khususnya dan di Indoneaia pada umumnya,” pungkasnya.

Tampak hadir, Ketua DPRD Bojonegoro Sigit Kushariyanto, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli,SIK,MH,M.Si, Ketua FKUB Bojonegoro KH Alamul Huda, Camat Sukosewu Mohammad Yasir, Forpinka Kecamatan Sukosewu, serta undangan lainnya.

**(Kis/Red).

Loading...

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy