Sekdes PNS Se-Kabupaten Bojonegoro, Peroleh Pembinaan Kepegawaian

164

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Sekretaris desa (Sekdes) yang berstatus Pengawai Negeri Sipil (PNS) digelar di Ruang Angling Dharma, Pemkab Bojonegoro yang berada di Jalan P Mas Tumapel nomor 1, Bojonegoro, Jawa timur, Rabu (8/1/2019).

Kegiatan Pembinaan kepegawaian bagi Sekdes PNS Se-Kab. Bojonegoro, dibuka secara resmi oleh Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, hadir Asisten bidang Pemerintahan Djoko Lukito, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bojonegoro Faisol Ahmadi dan Camat Se-Kabupaten Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro Dr. Hj. Anna Mu’awanah dalam kata sambutannya menyampaikan, bahwa keberadaan ASN (dulu, PNS), sangat penting sumber daya manusia (SDM) sebagai suporting pembangunan dan untuk melayani masyarakat dengan baik.

“Sekdes sekarang itu penuh tantangan. Dulu, saat masih menjadi carik, berbeda dengan tugas sekdes saat ini yang tugasnya berimplikasi pada pada undang-undang desa dengan anggaran yang disalurkan melalu Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) yang menuntut pengelolaan keuangan yang lebih fokus, cepat dan tepat,” ungkap Bupati Bojonegoro Dr. Hj. Anna Mu’awanah, Rabu (9/1/2019).

Suasana, Pembinaan kepegawaian bagi Sekdes PNS Se-Kabupaten Bojonegoro, yang digelar di Ruang Angling Dharma, Pemkab Bojonegoro yang berada di Jalan P Mas Tumapel nomor 1, Bojonegoro, Jawa timur, Rabu (8/1/2019).

Selanjutnya, Bu Anna – demikian, Bupati Bojonegoro Dr. Hj. Anna Mu’awanah, akrab disapa – menyampaikan, ada 2 (dua) diksi sebagai Sekdes sebagai pelaksana di pemerintahan desa dan sebagai ASN.

“Dengan harapan, bahwa kebijakan yang dilakukan Pemkab Bojonegoro agar tidak bisa digenerlisir. Pemkab membutuhkan tenaga, pikiran saudara untuk membangun Kabupaten Bojonegoro sebagai bagian tugas dan fungsi ASN, sehingga dituntut untuk menjalankan sistem kekinian untuk penguatan kelembagaan di pemerintahan di semua tingkatan,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bojonegoro Faisol Ahmadi, dalam laporannya mengatakan, bahwa acara tersebut dihadiri oleh Sekdes PNS Se-Kabupaten Bojonegoro, dengan tujuan untuk menyamakan presepsi Sekdes PNS terkait keberadaan dengan Sekdes PNS tersebut.

Ditambahkan, terkait dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Sekretaris desa sebagai ASN dan juga sebagai Sekdes di pemerintahan desa sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentan desa dan Undang – Undang Nomor 05 tahun 2014 tentang ASN (Aparatur Sipil Negara).

“Kegiatan Pembinaan kepegawaian bagi Sekdes PNS Se-Kabupaten Bojonegoro ini, diharapkan nantinya, mereka (Sekdes PNS) bisa memahami apa yang menjadi tupoksi dan tanggung jawabnya,” tegasnya.

**(Kis/Red).

Loading...