Sat Lantas Polres Bojonegoro Berlakukan Sistem One Way di Perempatan Padangan, Guna Antisipasi Kemacetan

113

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Arus balik di Hari raya idul fitri 1440 H/2019 M di wilayah Kabupaten Bojonegoro, arus lalu lintasnya cukup padat. Terutama di Perempatan Padangan, sebab tahun ini Tol Trans Jawa, Ngawi – Jakarta sudah beroperasi sehingga semakin banyak kendaraan yang melintasi Bojonegoro untuk menuju ke Ngawi atau sebaliknya.

Guna mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas tersebut, pihak Sat Lantas Polres Bojonegoro memberlakukan sistem one way bagi kendaraan yang melintas di perempatan Padangan, sejak H+1 hingga H+3 di Minggu, (9/6/2019) ini.

Padatnya arus lalu lintas karena arus balik setelah cuti lebaran selesai Polres Bojonegoro memberlakukan sistem One way dengan cara dari selatan apabila akan menuju Bojonegoro diarahkan ke utara terlebih dahulu melewati rest area terminal Dishub, sedangkan dari arah barat yaitu dari arah Kabupaten Blora juga dialihkan ke utara.

“Pengalihan arus lalu lintas itu, untuk mengantisipasi panjangnya antrian dan padatnya volume kendaraan arus mudik maupun balik yang melintasi perempatan Padangan atau ujung barat Kabupaten Bojonegoro itu,” demikian dikatakan oleh Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto BS,SIK,SH,MH kepada rakyatindependen.co.id, Sabtu (9/6/2019).

Berdasarkan pantuan petugas jaga yang berada di Pos Pantau Perampatan Padangan, bahwa terpantau puncak arus balik lebaran 2019 adalah hari ini yaitu Minggu tanggal 9 Juni 2019.

“Hal itu bisa dilihat dari ramai lalu lintas yang melintas, hanya saja kondisinya masih tetap ramai lancar. Dengan adanya bantuan rekayasa jalan tersebut, diharapkan nantinya arus lalu lintas akan tetap lancar dan tidak terjadi kemacetan panjang di wilayah Kecamatan Padangan itu,” ungkap Kasat Lantas.

Lanjut Kasat Lantas Aristianto, bahwa pemberlakukan sistem one way sudah berlangsung mulai H+1 lebaran karena meningkatnya volume kendaraan yang akan menuju Tol Trans Jawa dari pintu masuk Tol yang berada di Kabupaten Ngawi.

“Hal itu membuat kepadatan kendaraan beralih di jalan menuju Kabupaten Ngawi karena mereka akan menuju ke Ngawi untuk memanfaatkan jalan Tol Trans Jawa menuju ke Jakarta,” pungkasnya.

**(Kis/Red).

Loading...

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More

Privacy & Cookies Policy