Rumah Yang Dipakai Gudang di Bojonegoro Kota Itu, Ludes Terbakar Akibat Sampah

52

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Sebuah rumah yang dimanfaatkan untuk penyimpanan barang bekas berupa material bangunan alami kebakaran, di Jalan Kapten Tendean, turut Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Bojonegoro Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Selasa (3/12/2019) sekira pukul 10:00 WIB.

Musibah kebakaran itu, berawal saat pemiliknya membersihkan sampah di sekitar rumah karena mau didirikan bangunan. Lalu sampah dibakar dan api menjalar ke rumah yang dijadikan gudang itu, hingga ludes dilalap Si Jago Merah.

Kejadian naas yang menimpa rumah milik Joni Budiono (50) warga Kota Surabaya itu dilaporkan oleh Mochamad Ali ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Kota Bojonegoro, yang berada di Jalan Ahmad Yani, Bojonegoro, Senin (3/12/2019) sekira puku 11:25 WIB.

Memperoleh laporan itu, mobil damkar dan personinya langsung meluncur ke TKM (Tempat Kejadian Musibah) sekira pukul 11:38 WIB. Laporan diterima oleh Pos Kota sekira pukul 11:30 WIB.

“Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 11:50 WIB,” ungkap Kabid Pemadaman Dinas Damkar Bojonegoro, Sukirno, Selasa (3/12/2019).

Loading...

Masih menurut Sukirno, guna memadamkan api, pihak Damkar Bojonegoro mengerahkan 3 unit armada dari Pos Kota beserta 10 personil dan back up 1 unit armada dari BPBD Bojonegoro, beserta 2 personilnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian materi (kermat) yang ditaksir mencapai angka Rp 15 juta, yang meliputi rumah dengan ukuran 9 x 15 , bagian depan yang terbakar dan sisa bahan bangunan berupa papan dan bambu bekas bangunan, 2 molen yang sudah rusak dan tidak terpakai.

Turut terlibat dalam pemadaman, BPBD Bojonegoro, anggota Koramil kota, anggota Polsek kota, Lurah dan perangkat  kelurahan Kepatihan serta warga sekitar.

**(Kis/Red).

Loading...

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More