Rumah Terbakar Saat Ditinggal Pemiliknya Bekerja, di Trojalu, Baureno

129

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Musibah kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur. Kali ini, musibah kebakaran menimpa rumah Maksun (50) warga Dusun Suronanggan, Desa Trojalu, RT 012, RW 006, Kecamatan Baureno, Bojonegoro, Selasa (10/7/2018).

Kebakaran terjadi diketahui oleh tetangga korban Suwati (60) yang saat itu mendengar ada suara gaduh di rumah milik pasangan suami (pasutri) Maksum – Dari yang sedang ditinggalkan oleh pemiliknya bekerja itu. Begitu melihat kobaran api, Suwati yang sekaligus sebagai saksi dalam kejadian itu langsung berteriak minta tolong ke warga sekitarnya.

Mendengar teriakan saksi, warga sekitar langsung berhamburan mendatangi rumah korban untuk melakukan penyelamatan anak korban yang masih berada di dalam rumah dan 2 (dua) sapi milik korban dan barang-barang berharga lainnya. Selain itu, juga melakukan pemadaman dengan alat seadanya.

Kejadian naas itu, dilaporkan ke Pos Pembantu Baureno sekira pukul 11:35 wib. Petugas tiba dilokasi kejadian sekira pukul 11:45 wib dan petugas langsung melakukan pemadaman dengan dibantu warga sekitar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro Andik Sujarwo melalui Kasi Pemadaman Sukirno membenarkan adanya kejadian kebakaran yang menimpa Maksun seorang petani yang tinggal di Dusun Suronanggan, Desa Trojalu, RT 012, RW 006, Kecamatan Baureno, Bojonegoro, Selasa (10/7/2018).

“Dinas Damkar Bojonegoro melalui Pos Pembantu Baureno, mengerahkan 2 (dua) unit mobil damkar dengan 5 (lima) personil dan ditambah 1 (satu) personil yang lepas dinas, untuk memadamkan amukan Si Jago Merah itu,” tegas pria yang akrab disapa Mas Kirno itu.

Beruntung, tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Dirinya bersyukur karena kebakaran tak sampai menghabiskan rumah yang dihuni 5 (lima) anggota keluarga itu.

Dugaan sementara, kebakaran rumah tersebut diakibatkan oleh konsleting listrik, sebab tak ada api saat rumah ditinggal bekerja oleh pemiliknya itu. Diperkirakan korban mengalami kerugian materi (kermat) sebesar Rp 10 juta lebih.

**(Kis/Red).

Loading...
Comments
Loading...