Polres Bojonegoro Gelar Tiga Pilar Plus Segitigamas

41

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Polres Bojonegoro menggelar pembinaan Tiga Pilar Plus Elemen Masyarakat dalam rangka membangun Segitigamas (Sinergitas TNI Polri dan Masyarakat).

Acara digelar  dengan maksut dan tujuan untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang ada di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur. Acara mengambil tempat di Balai Kecamatan Kanor, Bojonegoro, Kamis (17/10/2019) pagi.

Acara pembinaan Tiga Pilar Plus dihadiri Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadly,SIK,MH,M.Si, Wakil Bupati Bojonegoro Drs Budi Irawanto MPd, perwakilan Kodim 0813 Bojonegoro Kasdim Mayor Inf Hairil Achmad disamping itu juga hadir Forkopimca Kanor, Sumberrejo, Baureno, Kepohbaru, Kedungadem, Balen, Kapas.

Hadir pula, para Kepala Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda. Kegiatan Tiga Pilar Plus juga menghadirkan Ali Fauzi, mantan teroris sebagai nara sumber.

Sambutan Wakil Bupati Bojonegoro, Drs Budi Irawanto MPd, mengatakan terima kasih kepada seluruh hadirin yang telah hadir pada kegiatan ini merupakan kegiatan yang penting sebagai wujud sinergitas TNI, Polri dan masyarakat.

Loading...

Masih menurut wabup, pihaknya  juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bojonegoro dalam proses demokrasi baik di tingkat desa maupun presiden dapat berjalan aman, lancar tidak terjadi apa apa dan Ini perlu kita jaga dan pelihara.

Lanjut Budi Irawanto, dengan situasi yang aman di NKRI dengan adanya media sosial kita dapat mensosialisasikan kembali, apabila ada berita atau informasi yang ingin memecah belah masyarakat agar dapat kita saring sebelum sharing.

“Mari kita jaga bersama-sama Bojonegoro yang sudah kondusif ini agar selalu aman, dama dan tentram,” tegssnya.

Sedentara itu, Kapolres Bojonegoro Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadly,SIK,HH,M.Si, mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan segitigamas merupakan bentuk sinergritas TNI, Polri dan masyarakat karena tiga pilar ini adalah  kekuatan NKRI saat ini apabila terpecah belah maka NKRI ini maka sulit kita jaga.

Menyikapi situasi saat ini dan prihatin melihat adik adik kita, yaitu bagaimana sangat masive adanya berita hoax dan ujaran kebencian yang sangat mudah beredar pada era saat ini.  Untuk saat ini sangat dengan mudah mempercayai berita berita hoax,  contohnya begitu keras aksi aksi ujuk rasa dari adik adik kita mahasiswa hanya dengan melihat informasi dari meme hoax dari oknum oknum yang tidak bertanggung jawab.

Masih dalam sambutannya, Tiga Pilar merupakan pelayan masyarakat harus turun dan memberikan informasi yang benar dan akurat, saat ini penyebaran paham radikalisme yang tujuannya adalah terorisme itu sudah menggunakan sarana teknologi yaitu penyebaran paham melalui media sosial sehingga dapat menggangu stabilitas keamanan.

“Polres Bojonegoro menggelar pembinaan tiga pilar plus Segitigamas yaitu sinergitas TNI, Polri dan elemen masyarakat, bertujuan agar tiga pilar plus dapat bersinergi dengan baik dalam menjaga dan memelihara Keamanan Ketertiban masyarakat di wilayah Bojonegoro sehingga terciptanya situasi yang aman, damai dan kondusif,” ucap Kapolres.

Ditambahkan pula oleh Kapolres Bojonegoro, langkah sinergitas tiga pilar plus untuk bisa menyelesaikan masalah mulai di tingkat bawah/desa yakni dengan mengoptimalkan peran masing masing sesuai job descriptionnya, dengan deteksi dini untuk mengetahui perkembangan situasi keamanan.

“Acara ini kita hadirkan, sebagai nara sumber yakini Ali Fauzi merupakan mantan teroris, akan memaparkan bahaya paham radikalisme,  dengan harapan tiga pilar plus dan masyarakat akan tahu apa paham radikalisme.  Sehingga tiga pilar plus masyarakat bisa terus bersinergi dalam menciptakan kondisi aman dan nyaman, maka merah putih akan terus berkibar,” pungkasnya.

**(Kis/Red).

Loading...

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More