Petani Kalianyar, Kec Kapas Tewas Terserempet Kereta Api

45

Bojonegoro – Rakyatindependen.co.id Seorang petani bernama Parijan (79) warga Desa Kalianyar RT 005 RW 001 Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (12/01/2020) sekira pukul 07.30 WIB pagi tadi, ditemukan meninggal dunia akibat terserempet kereta api Maharani, jurusan Surabaya – Jakarta, jasad nya terpental di area pesawahan, di kilometer 126+100, tepatnya di timur tugu selamat datang Kota Bojonegoro, wilayah Desa Kalianyar Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro.

Saat itu, korban hendak melintasi rel kereta api dari arah utara ke selatan, namun saat korban sedang melintasi rel, pada saat bersamaan juga Kereta Api Maharani dari timur ke barat melaju kencang sehingga korban terserempet kereta api tersebut, dan terpental sejauh 25 meter, sehingga korban meninggal dunia di lokasi kejadian atau di tempat kejadian perkara (TKP).

Adapun kereta api yang menabrak korban yaitu Kereta Api Maharani jurusan Surabaya – Jakarta, Nomor KA 265, Nomor Loko CC 2061369, dengan masinis Muhamad Panji dan asisten masinis Chery Adi Soeryono.

Kapolsek Kapas, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sukirman, kepada awak media ini menuturkan bahwa kronologi peristiwa tersebut bermula pada saat itu korban hendak melintasi rel kereta api, bukan di perlintasan area pesawahan di kilometer 126+100, tepatnya di timur tugu selamat datang.

Saat korban sedang melintas rel tersebut, AKP Sukirman, menjelaskan pada saat bersamaan juga melintas Kereta Api Maharani, dari arah timur ke barat, atau dari Surabaya menuju Jakarta, sehingga korban terserempet kereta api tersebut dan terpental hingga sejauh 25 meter di sisi selatan rel jalur sebelah utara. Sementara sepeda pancal milik korban terseret kereta api sampai di belakang Pos Dinas Perhubungan (Dishub), di pertigaan Jalan Veteran.

Loading...

“Korban menderita luka terbuka pada bagian belakang kepala, sehingga korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” kata Kapolsek

Kapolsek menambahkan, setelah pihaknya menerima laporan, Kapolsek bersama anggota dan petugas dari PT KAI dan dibantu petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) segera menuju lokasi kejadaian, untuk melakukan olah TKP dan mengidentifikasi korban serta mengevakuasi korban.

“Jenazah korban selajutnya dibawa ke RSUD Bojonegoro untuk dilakukan visum.” kata kapolsek.

Menyikapi peristiwa tersebut, melalui media ini Kapolsek mengimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk berhati-hati saat hendak melintasi perlintasan rel kereta api, utamanya di perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu.

“Sebaiknya berhenti sebelum melintas, perhatikan jalur kereta dari arah kanan dan kiri serta pastikan tidak ada kereta api yang hendak melintas,” ujar Kapolsek. Reporter :budi

Loading...

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More