Pengemudi Jazz yang Dihentikan Polisi di Yogyakarta, Ternyata Alami Gangguan Kejiwaan

0 60

SLEMAN – Pengemudi Honda Jazz berwarna silver dengan plat nomor AB 1979 U diketahui seorang perempuan berinisial AS (41), warga Margokaton, Seyegan, Sleman.

Pengemudi Jazz ini dihentikan polisi di depan SMP Negeri 1 karena melaju kencang di Jalan Kebon Agung dari arah timur menuju barat. Terdengar lima letusan sebelum mobil kemudian berhenti.

Dalam upaya penghentian tersebut, tangan AS terluka sehingga dibawa ke rumah sakit. Dari pemeriksaan di RS Bhayangkara, diketahui AS mengalami gangguan kejiwaan. Oleh sebab itu, AS kemudian dibawa ke RS Jiwa Grhasia, Pakem, Sleman, untuk dilakukan perawatan lebih lanjut.

Hal ini dikatakan oleh Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto, Selasa (3/7/2018). “Iya benar, jadi pengemudinya seorang perempuan,” kata dia. “Tadi informasi dari dokter, luka gores kecil di tangan kanan,” ungkapnya.

Menurut keterangan Yuliyanto, AS dibawa ke RS Jiwa Grhasia karena pernyataan dokter di RS Bhayangkara menyatakan demikian. “Ternyata juga (AS terdaftar sebagai) pasien Rumah Sakit Jiwa Grhasia, jadi bukan teroris ya,” tegasnya.

Pengemudi berinisial AS ini diketahui berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). AS bekerja di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) DIY.

Gangguan kejiwaan

Dihubungi secara terpisah, Kepala Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP DIY Sanityas Jukti Prawatyani membenarkan jika AS bekerja di bagian umum.

“Beliau sudah seminggu ini tidak masuk kantor, ada gangguan kejiwaan. Kami sudah berupaya menyampaikan ke orangtuanya agar dirawat,” tuturnya.

Sanityas mengatakan tidak mengetahui sudah sejak kapan AS mengalami gangguan kejiwaan. Hanya saja, saat sedang sakit, AS sering “bengong” di kantor.

“Kalau sakit ya biasanya di kantor bengong, terus kami kembalikan ke orangtuanya. Kemudian dirawat lagi lalu kembali ke kantor ya biasa lagi dan bisa bekerja seperti biasa. Jadi tidak ada masalah,” urainya.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menghentikan sebuah mobil di jalan Kebon Agung, Margomulyo, Seyegan, Sleman atau tepatnya di depan SMP Negeri 1 Seyegan pada Selasa (03/07/2018).

Dalam kejadian pada sekitar pukul 12.30 WIB ini, warga sekitar sempat mendengar suara letusan beberapa kali.

Sumber: Kompas.com