Pemkab Bojonegoro Bakal Berikan Insentif Untuk Desa. Baca Selengkapnya Di sini..!!

1,356

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Ada kabar gembira bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur. Pasalnya, dengan meningkatnya pendapat DAU (Dana Alokasi Umum) yang berasal dari migas (minyak dan gas bumi) dan meningkatnya APBD Bojonegoro tahun 2019, hingga tembus angka 4,6 Triliun, membuat Pemkab Bojonegoro kembali mengalokasikan anggaran untuk desa, yaitu dengan memberikan dana Insentif kepada pihak desa.

Hal itu, seperti yang disampaikan Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah saat memberikan sambutan di acara sinkronisasi rencana pelaksanaan pembangunan daerah dengan rencana pembangunan desa Tahun 2019, yang digelar di Pendopo Malowopati, Pemkab Bojonegoro yang berada di Jalan P Mas Tumapel nomor 1, Bojonegoro, Jawa timur, Senin (3/12/2018).

Menurut Bu Anna – demikian, Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, akrab disapa – menambahkan, pihak Pemkab Bojonegoro bakal mengalokasikan anggaran untuk memberikan insntif desa. Ada 14 point, yang bisa diajukan agar desa memperoleh insentif yang berasal dari dana APBD Pemkab Bojonegoro itu.

“Ada 14 point, yang bisa diajukan ke Pemkab Bojonegoro agar Pemdes di 419 desa Se-Kabupaten Bojonegoro. Pengajuan usulan Agar pihak pemerintah desa dalam pengajuan insentif desa itu menyesuaikan dengan kebutuhan desanya masing-masing,” kata bupati wanita pertama di Kabupaten Bojonegoro itu menegaskan.

14 incentif yang bakal diberikan Pemkab Bojonegoro kepada 419 desa yang ada di wilayah Kabupaten Bojonegoro diantaranya,
1. Pengelolaan sampah yang ada di lingkungan desa
2. Pembangunan sanitasi lingkungan
3. Penanaman penghijauan dengan tanaman lokal
4. Pengembangan jumlah populasi terutama sapid an kerbau
5. Pengembangan agrobisnis, berupa makanan olahan hasil pertanian lokal
6. Home industry kreatif berbahan lokal
7. Pojok penerangan listrik desa atau Lintas dusun
8. Pelunasan PBB tepat waktu
9. Kelompok sadar hukum yang aktif
10. Mitigasi bencana alam
11. Anak usia sekolah, jika ada yang drop out
12. Balita gizi buruk dan gizi starling
13. Antisipasi penularan HIV/AIDS
14. Ruang terbuka hijau yang ramah anak dan ibu.

Usai memberikan sambutanya, orang nomor satu di Pemkab Bojonegoro itu mengabsen satu-persatu kepala desa yang hadir dalam acara tersebut. Menurutnya, dirinya melakukan absensi sendiri, agar bisa tahu dan bisa kenal lebih dekat dekat dengan 419 kades, yang tersebar di 28 Kecamatan yang ada wilayah Kabupaten Bojonegoro tersebut.

Tampak hadir, Wakil Bupati Bojonegoro Drs Budi Irawanto,M.Pd, Plt DPMD Bojonegoro, Aisten I Djoko Lukito, serta Kepala OPD dan Camat Se-Kabupaten Bojonegoro.

**(Kis/Red).