Pastikan Kesiapan Pengamanan Lebaran, Kapolres Bojonegoro Lakukan Pengecekan

41

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN)- Mudik lebaran menjadi tradisi umat Islam di Indonesia saat jelang peraayaan Hari raya Idul Fitri, termasuk mudik pada ldul fitri 1439 Hijrah yang bertepatan dengan Tahun 2018 Masehi ini.

Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik, Polres Bojonegoro telah menyiapkan pengamanan untuk menyambut mudik lebaran tersebut. Polres Bojonegoro telah mendirikan Posko Kesehatan di Terminal Rajekwesi dalam rangka Ops Ketupat Semeru 2018.

Untuk melihat kesiapan dalam rangka menyambut mudik lebaran itu, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli,SIK,MH,M.Si, dengan didampingi Karumkit Bhayangkara Wahyu Tutuko, Kepala Jasa Raharja, Kabag Ops, Kasat Lantas melakukan pengecekan Posko Kesehatan dan menggelar pemeriksaan kesehatan kepada pengemudi angkutan umum di Terminal Rajekwesi Bojonegoro, Selasa (12/6/2018).

Saat itu, Nampak para Sopir Bus mendapat pemeriksaan kesehatan, sekaligus dilakukan tes urine dari Urkes Polres Bojonegoro dan Rumah Sakit Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro. Dengan tujuan untuk memastikan kondisi pengemudi bus itu, sehat dan layak untuk mengendarai bus angkutan lebaran tersebut.

Menurut Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, pemeriksaan kesehatan itu dilakukan agar kesehatan sopir terjaga, karena mereka membawa puluhan nyawa penumpang dalam perjalanan. Dengan demikian, keselamatan dalam berlalu lintas terwujud.

“Setelah pemeriksaan ini, kita harapkan mereka dapat menjaga kesehatannya. Karena para sopir ini perannya sangat utama dalam mengantarkan penumpang sampai ke tujuan,” ujar Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli.

Setelah melakukan pengecekan pemeriksaan kesehatan awak bus yakni, sopir dan kondektur itu, Kapolres juga memimpin pengecekan kelayakan kendaraan angkutan lebaran 2018 itu. Dimana, pengecekan dimulai dari surat kendaraan, hingga roda kendaraan.

“Saat pemeriksaan itu, ditemukan adanya kendaraan ban luarnya tak layak dipakai sehingga kendaraan dipending agar tak melanjutkan perjalanan. Jika langsung diganti ditempat maka bus tersebut diperbolehkan jalan lagi. Kami sangat mengutamakan keselamatan kendaraan dan juga penumpangnya,” pungkasnya.

**(Kis/Red).