Pasca Ledakan Bom di Surabaya, Kapolres Gresik Bersama Dandim 0817 Sambangi Gereja-gereja di Wilayahnya

32

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN)- Teror Bom yang terjadi di 3 (tiga) Gereja yang berada di Kota Surabaya, Jawa timur, yang dikabarkan menewaskan 11 orang dan puluhan luka-luka, Minggu (13/5/2018). Membuat Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, melakukan pengamanan dengan berpatroli di wilayahnya.

“Pasca teror bom di tiga gereja yang ada di Surabaya, membuat kami langsung melakukan patrol untuk mempertebal pengamanan di gereja-gereja, obyek wisata dan pusat keramaian, guna mengantisipasi adanya teror bom tersebut,” demikian disampaikan Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, Minggu (13/5/2018).

Masih menurut Kapolres, guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Gresik, pihaknya melaksanakan patrol bersama dengan Komandan Kodim 0817 Letkol Kav Puji Widodo,SH, untuk mengantisipasi Gresik dari teror bom yang terjadi di Surabaya itu.

“Dengan melakukan patroli bersama dengan Pak Dandim itu, kami bangun sinergitas agar Gresik kondusif. Dalam patroli bersama itu, kami fokuskna pengecekan dan pengamanan gereja-gereja yang ada di Kawasan Kota Gresik ini,” ungkap pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Bojonegoro itu, serius.

Ditambahkan, dengan melakukan patroli langsung ke lapangan, pihaknya bisa mengetahui langsung kondisi wilayahnya sekaligus untuk memastikan secara langsung kondisi Kabupaten Gresik yang menjadi penyangga wilayah Kota Surabaya itu tetap aman dan kondusif.

Saat sambang di Gereja Katolik Santa Perawan Maria, Kapolres menghimbau agar pihak gereja memperbanyak pemasangan circuit closed television (CCTV). Hal itu dimaksudkan, untuk mengantisipasi kejadian tak diinginkan di area gereja tersebut.

Saat ditanya tentang tujuan dilaksanakannya patroli bersama Dandim itu, kapolres menyatakan bahwa dengan kegiatan itu untuk sinergitas untuk menjalin kebersamaan dalam pengamanan wilayahnya.

“Kami berharap keamanan seluruh warga Gresik dapat terjamin dan kejadian teror bom tidak menjadikan masyarakat resah. Karena kami siap menjaga kamtibmas di Kota Santri Gresik ini,” pungkasnya.

**(Kis/Red)

Loading...
Comments
Loading...