Operasi Pasar di Kota Kediri, Pemprov Jatim Gelontorkan 1,2 Ton Bawang Putih

46

KEDIRI (RAKYAT INDEPENDEN) – Pemprov Jatim menggelontorkan 1,2 ton bawang putih di Pasar Tradisional Kediri. Operasi pasar ini dilakukan menyusul melonjaknya harga komoditas bawang dalam beberapa pekan terakhir ini.

Gubernur Jatim Hj Khofifah Indar Parawansa, turun langsung mengawal operasi pasar ini. Dia didampingi Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) serta sejumlah pejabat di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim.

“Kita lihat di banyak daerah di Jawa Timur masih mengalami kelangkaan bawang putih. Ini yang membuat kita melakukan operasi pasar di tiga titik di Kediri, khususnya bawang putih,” kata Khofifah, Jumat (3/5/2019).

Harga bawang putih yang dijual di operasi pasar jauh lebih murah dibandingkan harga bawang putih di pasar tradisional. Sebagaimana saat ditinjau Khofifah di Pasar Pahing, harga bawang putih untuk jenis cutting masih berkisar Rp 55 ribu per kilogramnya.

Sedangkan di operasi pasar yang diselenggarakan oleh TPID Jawa Timur di Kediri bawang putih dijual dengan harga Rp 24 ribu per kilogramnya.

Loading...

Tiga titik operasi pasar bawang putih yang diselenggarakan Pemprov Jatim itu, bisa ditemukan di Bundaran Sekartaji, Taman Makam Pahlawan Kediri, dan Lapangan Gajah Mada Kota Kediri.

“Besok kita juga akan buat seperti ini di Malang. Ini intervensi kita agar harga bawang putih berangsur turun dan juga tidak berdampak kelangkaan di masyarakat,” ujarnya.

Total, ada sebanyak 1,2 ton bawang putih yang digelontorkan di tiga titik operasi pasar di Kediri. Masing-masing titik operasi pasar disediakan 400 kilogram bawang putih. Dan setiap pembeli hanya boleh membeli satu kilogram agar distribusi penjualan bisa merata ke masyarakat.

Khofifah mengatakan paling tidak pertengahan Mei ini harga bawang putih di Jawa Timur akan menjadi normal. Ini karena pemerintah pusat sudah mengeluarkan kebijakan impor bawang putih.

“Jawa Timur dapat kuota 15 ribu ton. Stok ini akan mencukupi kebutuhan Jawa Timur sampai tiga bulan ke depan. Karena sebenarnya kebutuhan bawang putih Jawa Timur per bulan itu 4.960 ton, jadi cukup hingga tiga bulan ke depan,” kata Khofifah.

**(Murtini/Red).

Loading...

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy