Mobilisasi Selexsol Section Proyek Gas JTB Sudah Selesai

15

Bojonegoro Rakyatindependen co.id
Alat pemrosesan gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), Selxsol Section 1 tiba di lokasi proyek di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu 26 januari 2020.

Alat menyerupai tabung gas dengan berat 91 ton, panjang 34 meter dan berdiameter 4 meter, itu tiba di lokasi Main Gate Utara gas processing facility (GPF) JTB dengan lancar.

Mobilisasi Selexsol Section 1 oleh PT Rekayasa Industri (Rekind), pelaksana proyek EPC-GPF JTB, dimulai dari rest area Rumah Makan DM Desa Ngulanan, Kecamatan Dander, pada Sabtu (5/1/2020), pukul 20:00 Wib. Dengan pengawalan Patroli Wilayah (Patwal) lalu lintas Polda Jatim, Polres Bojonegoro, Patroli Polsek Dander, Kalitidu, Gayam dan Ngasem.

“Pengawalan multiaxle ke 4 dari rest area rumah makan MD sampai lokasi proyek gas JTB berjalan lancar, aman dan kondusif,” ujar Kabag Ops Polres Bojonegoro, Kompol Teguh Santoso.
Minggu 26 januari 2020.

Site Manager PT Rekind, Zaenal Arifin mengucapkan terimakasih kepada jajaran Polres Bojonegoro dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan Heavy Inland Transport Selexol Section 1 mulai rest area Jembatan Timbang, Kecamatan Baurno, hingga memasuki lintas sebidang railway crossing metering Proyek GPG JTB.

Loading...

“Alhamdulillah semua berjalan lancar dan aman sesuai rencana,” sambung Zaenal.

Mobilisasi peralatan gas JTB melibatkan pengawalan dari tiga Polres yakni Gresik, Lamongan dan Bojonegoro.

Dari enam peralatan pemrosesan gas JTB yang dimobilisasi, empat diantaranya telah berada di lokasi proyek. Yakni Selexsol Section 1dan 2, serta Absorbeber Section 2 dan 3.

Selexsol Section 2 seberat 57 ton, panjang 33 meter dan berdiameter 3 meter. Absorber Section 2 memiliki berat 98 ton dengan panjang 15 meter, dan berdiameter 4 meter. Absorber Section 3 seberat 103 ton, panjang 16 meter, dan berdiameter 4 meter.

Yasir/red

Loading...

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More