Melalui TMMD Ke 105 Kodim 0813 Bojonegoro, Sinergitas TNI-Polri Semakin Kokoh

75

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 yang digelar di Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, membuat hubungan TNI dengan Polri makin harmonis saja.

Hal itu, ditunjukkan saat anggota Polsek Kedungadem bersama-sama dengan anggota Kodim 0813 Bojonegoro serta warga setempat, kerja bareng malukan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di Desa Tondomulo, Kedungadem, yang menjadi sasaran TMMD tersebut, Sabtu (27/7/2019).

Menurut Bhabinkamtibmas Desa Tondomulo Bripka Gleger dengan adanya TMMD ke-105 yang dipusatkan di Desa Tondomulo itu menjadi sarana mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus untuk mewujudkan sinergitas TNI-Polri.

“Kedua institusi TNI – Polri bisa menjalin silaturahmi dan secara bersama bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat, di desa sasaran TMMD 105 yang berada di Desa Tondomulo, Kedungadem ini,” ujar Bhabinkamtibmas Desa Tondomulo Bripka Gleger, serius.

Lanjut Gleger, bahwa dalam TMMD ini dengan sasaran merenovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tepatnya rumah milik mbah Kasih yang ada di Desa Tondomulo RT 03 RW 07 Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro ini.

“Rumah mbah Kasih yang sudah tidak layak huni akhirnya direnovasi bersama-sama anggota Polsek Kedungadem dengan Kodim 0813 Bojonegoro dan warga sekitar itu,” ungkapnya.

Masih menurut Gleger, dengan TMMD ini, TNI dengan dibantu Polri bisa membangun desa berarti juga membangun Sinergitas dan kebersamaan. Jalinan kebersamaan ini juga tercipta dari tiga pilar yaitu TNI, Polri dan Pemerintah Daerah.

Sementara itu, Kapolsek Kedungadem AKP Agus Elfauzy kepada para awak media mengatakan, bahwa dengan adanya TMMD makin meningkatkan sinergitas TNI-Polri juga instansi dan komponen masyarakat lainnya.

“Melalui TMMD ke 105 ini, Polsek Kedungadem bisa turut membantu mewujudkan aspirasi dan kepentingan masyarakat di pedesaan serta memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh serta dalam menghadapi hakekat ancaman kamtibmas yang ada,” tegasnya.

**(Kis/Red).

Loading...

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More