Material STNK dan Kartu SIM di Samsat Bojonegoro Kosong. Pemohon Peroleh SIM dan STNK Pengganti

17

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Sejak beberapa waktu lalu, di Kantor Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) pelayanan pengurusan Surat Ijin Mengemudi (SIM), Sat Lantas Polres Bojonegoro, terjadi kekosongan material Kartu SIM tersebut.

Tak hanya itu, kekosongan juga terjadi pada material Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), di Kantor Bersama Sistem Administrasi  Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Bojonegoro.

Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto BS SH SIK MH, kepada kepada awak media, Senin (12/8/2019) menuturkan bahwa meskipun terjadi kekosongan, tidak mempengaruhi aktifitas pelayanan kepada masyarakat, baik untuk pengurusan STNK di Kantor Bersama Samsat maupun pengurusan SIM di  Kantor Satpas SIM.

“Pelayanan masih tetap berlangsung seperti hari biasa sejak pukul 08:00 WIB hingga pukul 15:00 WIB,” ungkap Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto BS.

Masihmenurut Aristianto, pihaknya menghimbau kepada warga masyarakat khususnya warga Bojonegoro, agar tidak perlu khawatir terkait kekosongan material STNK maupun SIM tersebut, sebab STNK maupun SIM pengganti.

STNK maupun SIM pengganti yang diberikan petugas tersebut, memiliki keabsahan yang sama dengan yang asli dan berlaku di mana saja, sehingga tidak akan terjadi permasalahan apapun saat berkendara di jalan raya.

“Nantinya tidak ada permasalahan apapun di jalan raya selama pengendara membawa surat pengganti tersebut,” tegas Kasat Lantas AKP Aristianto BS, yang akrab disapa Mas Aris itu.

Lanjut Mas Aris, untuk mengantisipasi kekosongan tersebut, bagi pemohon SIM baru atau perpanjangan akan diberikan bukti kwitansi pembayaran BRI.

“Tanda bukti pembayaran BRI tersebut dapat ditunjukkan apabila ada pemeriksaan dari petugas polri di jalan raya. Apabila material kartu SIM sudah tersedia, tanda bukti tersebut dapat ditukarkan dengan kartu SIM asli,” kata Mas Aris serius.

Sementara itu, untuk mengantisipasi kekosongan material STNK, terhadap wajib pajak untuk sementara diberikan Surat Keterangan Pajak Daerah (SKPD) sebagai pengganti STNK, yang dapat ditunjukkan apabila ada pemeriksaan dari petugas polri di jalan raya.

“Apabila material STNK sudah tersedia, maka wajib pajak bisa mengambil STNK asli dengan menunjukkan SKPD tersebut,” ujarnya.

Di akhir keterangannya, AKP Aris kembali mengimbau kepada warga masyarakat, agar tidak perlu resah dan khawatir dengan adanya kekosongan material STNK maupun SIM tersebut.

**(Kis/Red).

Loading...

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More

Privacy & Cookies Policy