Ludes Terbakar, Sebuah Rumah Yang Dipakai Untuk Penggilingan padi, di Gayam, Bojonegoro

116

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Musibah kebakaran kembali menimpa warga di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur. Kali ini, kebakaran menimpa 1 (satu) unit rumah yang dipakai untuk penggilingan padi alias huller yang berada di Dusun Gayam, Desa Gayam, RT 004,  RW 001, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (29/5/2019) sekira pukul 18:15 WIB.

Kejadian kebakaran tersebut, dilaporkan oleh petugas piket ke Pos Padangansekira pukul 19:06 WIB dan mobil damkar beserta personilnya tiba di Lokasi kejadian sekira pukul 19:25 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro Andik Sujarwo melalui Kabid Pemadaman Sukirno membenarkan adanya musibah kebakaran yang dialami oleh Muhammad Uzaini (58), yang beralamatkan di Dusun Gayam, Desa Gayam, RT 004,  RW 001, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (29/5/2019) sekira pukul 18:15 WIB.

“Guna memadamkan kebakaran yang diduga diakibatkan konsleting listrik itu, dikerahkan 2 (dua) unit mobil Damkar dengan 5 personil yang berasal dari Pos Kota Bojonegoro. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 20:30 WIB,” ungkap pria yang biasa disapa Mas Kirno itu, serius.

Beruntung, tak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut. Hanya saja, korban mengalami kerugian materi (kermat) sebesar Rp  75 juta

Loading...

Kerugian materi yang diderita korban meliputi, Penggilingan Padi 1 unit ukuran 8X9 meter; Beras 3 Kwintal; Gabah 15 Sak; Dedak padi dan 1 (satu) unit Sepeda motor Yamaha juga turut terbakar.

“Kebakaran diduga akibat hubungan pendek arus listrik alias konsleting yang membuat terbakarnya rumah yang dipakai untuk penggilingan apdi itu. Hingga mengakibatkan rumah tersebut hangus terbakar,”  kata Mas Kirno menegaskan.

Turut membantu pemadaman, anggota Polsek Gayam, anggota Koramil Gayam dan anggota Satpol PP Kantor Kecamatan Gayam serta warga sekitar.

**(Kis/Red).

Loading...

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More