LSM LINK SESALKAN ADANYA PRAKTEK PUNGLI YANG DILAKUKAN OLEH PETUGAS PARKIR DI MAL BOJONEGORO

34

Bojonegoro – rakyatindependen.co.id. Gedung Mal Pelayanan Publik merupakan sarana Pemerintah Daerah yg berfungsi untuk melayani masyarakat untuk mendapatkan hak sipilnya seperti KK,KTP, Perizinan atau administrasi lainnya untuk kebutuhan legalitas.

Di sisi lain dalam menjamin pelayan prima dan berkualitas didukung dengan sarana penunjang lainya baik berupa ruang tunggu, ruang laktasi, toilet maupun sarana perparkiran yang layak dan memadai serta memuaskan bagi masyarakat yang tanpa harus mengeluarkan biaya sepeserpun untuk memanfaatkannya.

Namun nampaknya dalam kondisi yang berbeda terdapat suatu hal yang nampak kontras terhadap pelayanan perparkiran atau penitipan kendaraan di Mal Pelayanan, karena masih adanya praktik pungli yang dilakukan oleh petugas parkir atau penitipan terhadap masyarakat dan celakanya petugas tersebut.

Bukan petugas resmi dari Dinas Perhubungan, mengingat lahan atau tempat parkir/penitipan kendaraan di Mal Pelayanan tersebut dilarang untuk dikomersilkan sama halnya dengan tempat parkir/penitipan kendaraan yang berada di lokasi Kantor Bupati atau Gedung Pemkab, yang mana seharusnya petugas dari Pemkab memberikan jaminan atau perlindungan bagi siapapun yang berkepentingan dengan Pemerintah.

Atas hal tersebut LSM Link menyesalkan adanya praktik pungli tersebut apapun kemasannya ini harus diusut tuntas siapapun pelakunya sesuai dengan aturan yang berlaku. Gimana mau bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme kalau praktik pungli dianggap wajar.

Loading...

LSM Link menuntut kepada Pihak Pemkab Bojonegoro dan Aparat Penegak Hukum untuk segera bertindak menertibkan praktik parkir seperti ini.

Terlepas dari itu siapapun Oknum pejabat yang memanfaatkan sektor parkir sebagai atensinya harus di tindak tegas jelas itu juga termasuk pungli.

LSM Link menyarankan kepada seluruh warga masyarakat Bojonegoro yang datang di mal pelayanan untuk ikut berpartisipasi melakukan pengawasan juga terhadap segala tindakan pejabat pejabat pemkab tersebut dan diharapkan agar lebih respon dan kritis menyikapi segala dinamika yang ada, jangan terjebak dalam kenikmatan sesaat pungkasnya. (lajer)

Loading...

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More