Lagi, 10 Pelajar dan 9 Gepeng Terjaring Operasi Bina Kusuma Polres Bojonegoro

110

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Operasi Bina Kusuma yang digelar oleh Polres Bojonegoro di hari yang ketiga ini, kembali menjaring 10 pelajar dan 9 gepeng  (gelandangan dan pengemis).

Ops Bina Kusuma dipimpin oleh Kaur Bin Ops Binmas Iptu Fathur Rahman itu, melibatkan personil dari Sat Binmas, Sat Sbhara, dengan sasaran para pelajar dan gepeng yang berkeliaran di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Rabu (24/7/2019).

Menurut Karendal Ops Kompol Teguh Santoso kepada para awak media mengatakan, bahwa razia dilakukan dengan sasaran para pelajar yang sedang berkeliaran atau nongkrong di warung-warung saat jam sekolah.

Selain itu, diperuntukkan bagi gepeng yang biasanya ngamen di perempatan atau pertigaan di Kawasan traffic light yang mengganggu masyarakat yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat alias mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam razia di hari ketiga ini, petugas berpatroli dan menyisir Kawasan warung-warung dan tempat play station (PS) yang berada di Kawasan Jalan Veteran, turut Desa Sukorejo Kecamatan Bojonegoro Kota dan Jalan Arif Rahmat Hakim Kecamatan Bojonegoro Kota, yang berada di Desa Pacul serta Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro.

Loading...

“Di hari ke-3 Ops Bina Kusuma ini, Polres Bojonegoro telah menjaring 10 pelajar tingkat SMA/SMK dan 9 gepeng. Untuk pelajar kita razia di warung-warung dan tempat main PS sedangkan gepeng kita jaring saat ngamen di traffic light Dishub jalan Ahmad Yani dan Pertigaan, Krempyeng yang berada di Jalan Gajahmada turut Desa Sukorejo ,Kecamatan Bojonegoro,” kata Kompol Teguh Santoso, menegaskan.

Masih menurut Teguh Santoso, razia terhadap para pelajar dan gepeng terus di gelar selama Operasi Bina Kusuma untuk menciptakan situasi Bojonegoro tertib, aman dan untuk meminimalisir kenakalan anak di kalangan pelajar serta mengantisipasi tindak pidana jalanan terhadap para gepeng yang tidak jelas tempat tinggal dan pekerjaannya.

Ditambahkan , untuk 10 pelajar yang terjaring razia selanjutnya kita serahkan ke Cabang Dinas Pendidikan  Provinsi Jatim guna untuk dilakukan pembinaan dan siswa yang terjaring razia d jemput oleh Kepala Sekolah masing-masing.

Sedangkan 9 gepeng yang terjaring diserahkan ke Dinas Sosial Bojonegoro dan dilengkapi dengan Berita Acara penyerahan gepeng kepada Dinas Sosial Bojonegoro untuk dilakukan pembinaan.

**(Kis/Red)

Loading...

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More