Korupsi Massal Anggota DPRD Malang, Daftar Nama Anggotanya Baca Disini

35

Berita Jatim –  Korupsi Massal Anggota DPRD Malang, Daftar Nama Anggotanya Baca Disini, Ada 41 anggota DPRD Kota Malang yang menjadi tersangka korupsi masal. Dari PP3ESmelakukan disukusi membahas KOrupsi yang dilaukan Anggota DPRD Kota Malang ini.

“Salah satu kegiatannya adalah mengembangkan pemikiran-pemikiran objektif, buku. Kan ada buku korupsi, ada jurnal Prisma LP3ES, dan kita masuk ke sini karena problematika kekuasaan dan korupsi itu terjadi,” ujar Didik J Rachbini di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/9/2018).

Dalam diskusi, terdapat beberapa paparan mengenai penanganan korupsi. Salah satu opsi LP3ES ialah pembuktian terbalik.

“Tadi sudah disampaikan usulan LP3ES, mau tidak pembuktian terbalik, anggota DPR menerima tidak? Jadi kalau dia seorang anggota DPR biasa tidak punya penghasilan tapi kehidupannya mewah, dari mana harta dia? Itu satu,” ucap Didik.

Didik juga menyoroti peran media dalam pemberantasan korupsi. Dia meminta wartawan aktif memberitakan.

“Rakyat dengan DPR, itu DPR-nya lebih kuat, sumber daya uang, sumber daya APBN, sumber daya kekuasaan. Kalau itu tertutup, wartawan tidak membuka, ini akan diambil oleh seluruh anggota DPR dan kekuasaan pemerintah,” urai Didik.

Baca juga : Diduga Pungli, Kades Laban Menganti Diamankan Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Gresik

“Rakyat tidak akan mendapat apa pun. Oleh karena itu, rakyat tertipu. Nanti alokasi sumber daya APBN segala macam akan hilang dan di situlah terjadi moral hajat dan korupsi,” imbuhnya.

Didik mengaku sengaja menggelar diskusi di DPR. Tujuannya agar diskusi ini mendapat atensi. Biasanya diskusi LP3ES digelar di hotel-hotel.

Didik sedikit berbicara mengenai kasus korupsi yang melibatkan 41 anggota DPRD Malang. Didik meminta KPK mengurusi kasus yang lebih besar.

“Boleh saya kira diberi satu tindakan hukum, tetapi KPK jangan ngurusin yang Rp 15 juta, Rp 5 juta, itu terlalu recehan walaupun itu benar, tidak salah. Tetapi KPK harus mengurus yang besar dan itu harus dicoba diserahkan kepada kejaksaan dan polisi,” ucap Didik.

“Karena itu, polisi dan kejaksaan harus bersih juga. Polisi dan jaksa itu didampingi KPK karena kan tidak bersih, dulu itu tidak diterima dan tidak bersih,” pungkasnya.

Wakil Presiden Jusuf Kalla Prihatin dengan KOrupsi Masal Anggota DPRD Kota Malang

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku prihatin dengan korupsi massal anggota DPRD Kota Malang. JK menyebut kasus korupsi massal anggota DPRD Malang sebagai peringatan agar pejabat tidak korupsi.

“Kalau zaman dulu namanya korupsi berjemaah, kesialan itu, kita prihatin juga melihat seperti itu. Ini peringatan kepada Bupati, Walkot, Gubernur dan juga anggota DPR untuk jangan berbuat seperti itu,” ujar JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (4/9/2018).

Kasus korupsi disebut JK otomatis menghabiskan karir politik anggota DPRD Malang tersebut.

“Akibatnya ya walaupun yang diberikan itu mungkin dalam jumlah tidak besar karena kota, itu saya bacanya Rp 10 juta, ada Rp 20 juta. Tapi ya bagaimana pun karir politiknya habis, masuk penjara lagi, kasihan. Janganlah, itu jadi peringatan semua kita,” katanya.

Demi efektivitas kinerja, JK menyebut anggota DPRD Malang yang jadi tersangka bisa diganti lewat pergantian antar-waktu (PAW). PAW ini menurutnya bisa segera dilakukan parpol.

“Ya pasti, pasti (mengganggu pemerintahan) tapi itu kan masih bisa di-PAW segera,” tuturnya.

KPK yakin pemerintahan Kota Malang tidak lumpuh selepas 41 orang dari total 45 anggota DPRD Kota Malang ditetapkan sebagai tersangka.

“Ini sebenarnya juga menunjukkan partai, ada yang begitu tersangka langsung memecat, langsung PAW (pergantian antarwaktu),” ujar Ketua KPK Agus Rahardjo di kantornya.

Daftar Nama Anggota DPRD KOta Malang Melakukan KOrupsi Massal

Korupsi Massal Anggota DPRD Malang

Adapun 22 nama anggota DPRD Kota Malang yang ditetapkan sebagai tersangka baru, per Senin (3/9/2018) adalah:

1. (AI) Asia Iriani (PPP),
2. (ITJ) Indra Tjahyono (Demokrat)
3. (CA) Choeroel Anwar (Golkar),
4. (MFI) Moh Fadli (Nasdem),
5. (BT) Bambang Triyoso (PKS),

6. (EAI) Een Ambarsari (Gerindra),
7. (EFA) Erni Farida (PDI-P),
8. (SFH) Syamsul Fajrih (PPP),
9. (CAI) Choirul Amri (PKS)
10. (TMY) Teguh Mulyono (PDI-P),

11. (IGZ) Imam Ghozali (Hanura)
12. (SHO) Suparno Hadiwobowo (Gerindra),
13. (AFA) Afdhal Fauza (Hanura),
14. (SYD) Sony Yudiarto (Demokrat),
15. (RHO) Ribut Haryanto (Golkar),

16. (TPW) Teguh Puji Wahyono (Gerindra),
17. (HPO) Harun Prasojo (PAN),
18. (HSO) Hadi Susanto (PDI-P),
19. (DY) Diana Yanti (PDI-P),
20. (SG) Sugianto (PKS)
21. (AH) Arief Hermanto (PDI-P)
22. (MTO) Mulyanto (PKB).

Sebelumnya ada 19 anggota dewan yang ditetapkan sebegai tersangka oleh KPK, Berikut Daftar Namanya :

1. MAW ( M Arif Wicaksono) Ketua DPRD Kota Malang 2014 – 2019

2. SPT (Suprapto) anggota DPRD Kota Malang 2014 – 2019 /Frakasi PDIP / anggota Badan Anggaran

3. MZN (HM Zainudin) anggota DPRD Kota Malang 2014 – 2019 / Wakil Ketua DPRD Kota Malang

4. SAH (Sahrawi) anggota DPRD Kota Malang 2014 – 2019 / Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa

5. SAL (Salamet) anggota DPRD Kota Malang 2014 – 2019 / Fraksi Gerindra

6. WHA (Wiwik Hendri Astuti) anggota DPRD Kota Malang 2014 – 2019 / Wakil ketua DPRD Kota Malang

7. MKU (Mohan Katelu) anggota DPRD Kota Malang 2014 – 2019 / Fraksi PAN

8. SL (Sulik Lesyowati) anggota DPRD Kota Malang 2014 – 2019 / Fraksi Demokrat / anggota Badan Anggaran

9. ABH (Abdul Hakim) anggota DPRD Kota Malang 2014 – 2019 / Ketua DPRD Kota Malang proses Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan M Arief Wicaksono / anggota Badan Anggaran

10. BS (Bambang Sumarto) anggota DPRD Kota Malang 2014 – 2019 / Ketua Komisi C

11. IF (Imam Fauzi) anggota DPRD Kota Malang 2014 – 2019 / Ketua Komisi D

12. SR (Syaiful Rusdi) anggota DPRD Kota Malang 2014 – 2019 / fraksi PAN

13. TY (Tri Yudiani) anggota DPRD Kota Malang 2014 – 2019 / fraksi PDIP

14. HPU (Heri Pudji Utami) anggota DPRD Kota Malang 2014 – 2019 / PPP

15. HS (Hery Subianto) anggota DPRD Kota Malang 2014 – 2019 / Demokrat

16. YAB (Yaqud Ananda Gudban) anggota DPRD Kota Malang 2014 – 2019 / Ketua Fraksi Hanura – PKS / Ketua Badan Legislasi / saat ini mundur dari keanggotaan DPRD Kota Malang

17. RS ( Rahayu SUgiarti) anggota DPRD Kota Malang / Wakil Ketua DPRD Kota Malang

18. SKO (Sukarno) anggota DPRD Kota Malang 2014 – 2019/ Fraksi Golkar

19. ABR (Abd Rachman) anggota DPRD Kota Malang 2014 – 2019 / fraksi PKB.

 

Korupsi Massal Anggota DPRD Malang

Loading...
Comments
Loading...