Konfercab NU Bojonegoro Ke XXXIII, Dibuka Secara Resmi Oleh Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah

91

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Konferensi Cabang (Konfrcab) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bojonegoro yang ke-XXXIII, berlangsung di Gedung Islamic Center yang berada di Jalan Panglima Polim, Bojonegoro, Jawa timur, Minggu (30/12/2018).

Acara Konfercab NU Bojonegoro Ke XXXIII, dibuka secara resmi oleh Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah. Konfercab dihadiri 28 MWC (Majelis Musyawarah Cabang) NU Se-Kabupaten Bojonegoro beserta banom-banomnya dengan jumlah undangan sebanyak 1200 peserta.

Kegiatan mengambil thema “Memperkuat Jam’iyyah, Memberdayakan Jama’ah” itu, merupakan forum permusyawaratan tertinggi organisasi Nahdathul Ulama Bojonegoro untuk memilih Pengurus NU Bojonegoro, masa khidmad 2018 – 2023.

Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mudalam sambutannya menyampaikan bahhwa Konfercab itu adalah fidiyah, tentunya mekanismenya menggunakan beberapa cara dalam pelaksanaannya.

“Menurut pengalaman saya, karena bukan partai politik sebaiknya jangan melalui mekanisme vooting karena hal tersebut akan mengakibatkan perpecahan. Sebaiknya, Konfercab NU itu menggunakan mekanisme diskusi atau musyawarah,” ungkap Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, serius.

Tampak, ribuan peserta Konfercab NU Ke XXXIII, yang berlangsung berlangsung di Gedung Islamic Center yang berada di Jalan Panglima Polim, Bojonegoro, Jawa timur, Minggu (30/12/2018).

Hal itu sesuai dengan thema Konfercab NU Bojonegoro Ke XXXIII yaitu “ Memperkuat Jam’iyyah, Memberdayakan Jama’ah”. Sehingga, dengan diskusi dan musyawarah itu, akan mengarah kepada kemaslahatan umat.

Menyinggung kepemimpinannya, Bu Anna – demikian, Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, akrab disapa – mengatakan bahwa potensi Bojonegoro sangat besar. Bahkan, untuk tahun 2019, Kabupaten Bojonegoro memperoleh dana bagi hasil migas sebesar 5,4 triliun.

“Dengan terus meningkatnya, dana bagi hasil migas maka dana APBD Bojonegoro akan terus meningkat. Seiring dengan meningkatnya anggaran maka pembangunan di Kabupaten Bojonegoro akan semakin meningkat. Peningkatan pembangunan itu sebagaaimana kami jabarkan dalam RPJMD dengan 17 program kegiatan yang berpihak kepada rakyat yang bermuara pada kemakmuran dan kesejahteraan rakyat,” tegas Bu Anna.

Ditambahkan, dirinya dan Wakil Bupati Bojonegoro Drs Budi Irawanto,M.Pd telah memiliki target untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan lampu penerangan jalan akan selesai dalam 3 (tiga) tahun anggaran, yaitu tahun 2021 harus sudah rampung.

Tak hanya itu, Anna – Wawan, juga bertekad untuk memberantas kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro. Untuk tahun 2018 ini, angka kemiskinan turun sebesar 1,8 %. Pihaknya mentargetkan agar setiap tahun angka kemiskinan turun sebesar 1,5 % hingga 2,5%.

“Kami berharap kepada seluruh warga NU di Kabupaten Bojonegoro ini, agar tetap guyub dan rukun agar bisa berdampingan dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, guna memperkuat pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Bojonegoro tercinta ini,” katanya dengan penuh harap.

Hadir dalam Konfercab NU ke-XXXIII Kabupaten Bojonegoro, yakni, Ketua PWNU Jawa timur KH. Marzuqi Mustamar, Rois Syuriah Bojonegoro KH. Maimun Syafi’i, Wakil Bupati Bojonegoro Drs Budi Irawanto, Ketua DPRD Bojonegoro Sigit Kushariyanto, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli,SIK,MH,M.Si, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Arh Redinal Dewanto,S.Sos, Pj Sekda Bojonegoro Yayan Rohman, Ketua PUB Bojonegoro KH Alamul Huda, serta Para Kepala OPD, Camat Se-Kab. Bojonegoro, serta undangan lainya.

**(Kis/Red).

Loading...