Kekurangan Pegawai, Sebanyak 207 Sekdes PNS Bakal Ditarik Oleh Pemkab Bojonegoro

2,180

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Ada rencana sebanyak 207 Sekretaris desa (Sekdes) yang berstatus PNS (Pegawai Negeri Sipil) akan ditarik oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa timur.

Hal itu, seperti yang disampaikan Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah saat memberikan sambutan di acara sinkronisasi rencana pelaksanaan pembangunan daerah dengan rencana pembangunan desa Tahun 2019, yang digelar di Pendopo Malowopati, Pemkab Bojonegoro yang berada di Jalan P Mas Tumapel nomor 1, Bojonegoro, Jawa timur, Senin (3/12/2018) pagi.

Dihadapan para kepala desa Se-Kabupaten Bojonegoro itu, Bu Anna – demikian, Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, akrab disapa – mengatakan, rencana ditariknya 207 sekdes yang tersebar di 28 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro itu, dikarenakan Pemkab Bojonegoro kekurangan pegawai.

“Sekdes PNS akan kita tarik untuk masuk dan bekerja di Pemkab Bojonegoro dan bisa masuk di OPD-OPD karena Pemkab Bojonegoro saat ini kekurangan pegawainya. Hal itu, disebabkan di tahun 2018 ini ada 598 PNS yang memasuki purna tugas atau pensiun,” ungkap Bu Anna, Senin (3/12/2018).

Ditambahkan, penarikan sekdes itu bukan karena dirinya tak suka dengan Sekdes PNS atau karena banyak Sekdes yang tidak klop dengan para kadesnya. Namun, lebih pada kebutuhan untuk mencukupi kebutuhan pegawai Pemkab Bojonegoro, yang kekuarangan karena banyak pegawai yang sudah memasuki masa pensiun.

Tampak, para kades Se-Kabupaten Bojonegoro saat mengikuti acara sinkronisasi rencana pelaksanaan pembangunan daerah dengan rencana pembangunan desa Tahun 2019, yang digelar di Pendopo Malowopati, Pemkab Bojonegoro yang berada di Jalan P Mas Tumapel nomor 1, Bojonegoro, Jawa timur, Senin (3/12/2018)

Masih menurut Bu Anna, untuk merealisasikan rencana penarikan Sekdes PNS itu, bisa Sekdes PNS yang masih berdinas di desa itu mengajukan mutasi ke Bupati Bojonegoro untuk pindah ke Kantor Kecamatan atau di OPD yang ada di Pemkab. Bisa juga Kades yang memiliki Sekdes PNS tersebut yang mengajukan agar Sekdes PNS yang bersangkutan dimutasi atau bisa jadi nanti Pemkab Bojonegoro yang secara bersama akan menarik Sekdes PNS dari jabatannya di masing-masing desa itu, untuk mutasi dan menempati jabatan di Pemkab Bojonegoro.

“Sekdes PNS bisa mengajukan mutasi, bisa juga Pak Kades yang mengajukan agar Sekdes PNS yang ada di desanya untuk dimutasi. Silahkan, mulai saat ini sudah bisa diajukan,” tegas wanita yang juga Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, serius.

Tampak hadir, Wakil Bupati Bojonegoro Drs Budi Irawanto,M.Pd, Plt DPMD Bojonegoro, Aisten I Djoko Lukito, serta Kepala OPD dan Camat Se-Kabupaten Bojonegoro.

**(Kis/Red).