Kades Trojalu,Baureno, Ikuti Beksan Tayub, di Acara Sedekah bumi Dusun Suronaggan – Karangturi

0 230

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Suasana guyub, rukun penuh keakraban tergambar di acara Sedekah bumi Dusun Suronanggan – Karangturi, Desa Trojalu, Kecamatan Baureno, Bojonegoro, Jawa timur, yang berlangsung, Minggu (16/9/2018).

Sedekah bumi atau yang biasa disebut Nyadran, di 2 (dua) dusun yang digelar dalam satu acara itu, merupakan agenda rutin tahunan. Acara diawali dengan kenduri (selametan, Jawa red) seluruh warga, di sebuah pelataran Punden yang diyakini sebagai lokasi petilasan nenek moyang yang menjadi cikal bakal berdirinya kedua dusun tersebut.

Selanjutnya, digelar Langen Tayub, di lokasi pelataran Punden yang biasa disebut Punden Mbah Buyut itu. Acara dihadiri Kepala desa Trojalu Rujito, dengan didampingi Kepala dusun M Arifin dan Sekdes Tyas Safira serta perangkat lainya, para Ketua RT,RW dan tokoh masyarakat setempat.

Kades Trojalu Rujito, (pakai baju batik hijau) didampingi Kasun M. Arifin dan Sekdes Tyas Safir, saat acara sedekah bumi Dusun Suronanggan – Karangturi, turut Desa Trojalu, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Minggu (16/9/2018).

Kepala desa Trojalu Rujito, ikuti beksan (istilah, joget di dalam seni tayub) bersama warga, walaupun yang bersangkutan sebenarnya tak memahami bagaimana cara beksan tayub itu. Namun, demi menghormati hajat warganya dan agar bisa berbaur dengan warganya yang masih menyukai seni tayub itu sehingga membuatnya harus mengikuti beksan tayub itu.

Kepada rakyatindependen.co.id Kades Trojalu Rujito mengatakan, bahwa dirinya turut hadir di acara sedekah bumi adalah bentuk perhatian sebagai kades dengan warganya serta untuk menjalin silaturahmi dengan warga yang berada di lingkungan Dusun Suronanggan dan Dusun Karangturi, yang berada di wilayah Desa Trojalu itu.

“Saya menghormati undangan panitia dan warga Dusun Suronanggan dan Karangturi yang hari ini mengadakan sedekah bumi atau bersih desa. Dengan menghadiri kegiatan ini, saya bisa bersilaturahmi dengan warga agar menjadi guyub, rukun dan damai. Jika masyarakat guyub dan rukun maka pelayanan masyarakat akan berjalan dengan baik dan pemerintah desa bisa membagun desanya, ke depan desa akan semakin maju dan masyarakatnya makin sejahtera ,” ujar Kades Trojalu Rujito, Minggu (16/9/2018),

Suasana,Pagelaran Tayub di acara sedekah bumi Dusun Suronanggan – Karangturi, turut Desa Trojalu, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Minggu (16/9/2018).

Ditambahkan, kegiatan sedekah bumi ini sangat positif sebab sebagai bentuk wujud syukur warga terhadap Allah SWT Tuhan Yang menciptakan Jagad seisinya ini. Mereka datang ke Pelataran Punden ini, berkumpul dan berdo’a bersama, agar dusun Karangturi dan Suronangan ini dijauhkan dari mara bahaya dan warga diberikan keselamatan, kesehatan dan rejeki yang berlimpah sehingga menuju masyarakat yang makmur dan sejahtera.

Pagelaran tayub malam hari digelar di halaman rumah Sekdes Trojalu Tyas Safira, yang berada di Lingkungan RT 011, RW 005, Dusun Karangturi, Desa Trojalu, Baureno.

Tampil 3 (tiga) waranggana yakni Nyi Wantika, Nyi Ely Irmawati dan Nyi Inayah, dengan Pramugari (istilah, penata beksan tayub) Darko dari Sumberarum, Dander. Diiringi Kerawitan Mardi Budoyo pimpinan Ki Kasdam dari Kanor, Bojonegoro.

**(Kis/Red).

 

Loading...

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy