Jokowi: Perangkat desa Enggak Usah Demo, Penghasilan Segera Disetarakan ASN Golongan IIA

234

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan gaji perangkat desa akan segera disamakan dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan II A.

“Sudah kita putuskan bahwa penghasilan tetap perangkat desa segera disetarakan dengan golongan IIA,” ujar Jokowi dalam acara audiensi dengan Persatuan Perangkat Desa Indonesia di Istora Senaya, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Dengan disetarakannya pendapatan tersebut, maka Jokowi meminta perangkat desa yang berencana melakukan aksi demo di depan Istana Kepresidenan, agar diurungkan karena keinginannya akan direalisasikan.

“Kemarin saya dengar dan diberitahu, kan sudah selesai dibicarakan Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan, MenPan RB. Sudah rampung kok Senin, masih mau demo, enggak usah demo depan Istana ini musim hujan,” papar Jokowi.

Jokowi menjelaskan, perbaikan kesejahteraan perangkat desa tersebut dilakukan dengan melakukan revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Nomor 2014 dan PP 47 Tahun 2015.

“Jadi bapak-ibu sekalian, ditunggu dua minggu akan segera dikeluarkan revisi PP, sehingga bisa dilaksanakan,” ucapnya.

Selain adanya peningkatan kesejahteraan, kata Jokowi, seluruh perangkat desa maupun kepala desa akan diberikan BPJS Kesehatan.

“Jadi setelah kita bertemu di sini, bapak ibu tidak usah demo depan Istana,” kata Jokowi.

Di sisi lain, Jokowi meminta kepada kepala desa maupun perangkat desa, bahwa pemerintah telah mengucurkan dana ke desa mencapai Rp 257 triliun sejak 2015 untuk 74 ribu desa yang ada di Tanah Air.

“Pada kesempatan baik ini, saya ingin titip agar uang Rp 257 triliun tadi selalu berputar dari desa ke desa di desa-desa. Jangan sampai kembali ke kota apalagi kembali ke Jakarta,” ujar Jokowi.

“Kenapa uang diberikan ke desa? Kesejahteraan dihitung kalau perputaran uang semakin banyak di sebuah wilayah, desa. Itu teori ekonomi, sehingga saya titip yang Rp 257 triliun terus berputar di desa, jangan dibiarkan uang ini masuk ke kota atau Jakarta,” sambung Jokowi.

Sumber: Tribunnews.com

Loading...