Jembatan Maor – Clebung, Bubulan Yang Ambruk Itu, Langsung Dibangun Jembatan Darurat

129

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, akhir-akhir ini sudah dengan intensitas sudah cukup tinggi. Bahkan, hujan yang mengguyur wilayah Bojonegoro selatan itu telah mengakibatkan banjir bandang, yang terjadi di pinggiran hutan, tepatnya turut Dusun Maor, Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Bojonegoro, Minggu (25/11/2018) sore.

Hujan yang mengguyur wilayah Bojonegoro selatan, yang terjadi Minggu (25/11/2018) sekira pukul 15:30 wib hingga pukul 17:30 wib itu telah mengakibatkan banjir bandang dan menghantam jembatan yang menghubungkan Dusun Clebung Krajan dengan Dusun Maor, yang keduanya berada di Desa Clebung hingga ambruk.

Jembatan dengan ukuran panjang 25meter dan lebar 3,5 meter yang melintasi wilayah hutan BKPH Clebung itu, ambrol di satu sisi pondasinya sehingga jembatan tersebut kini sudah tak bisa difungsikan lagi.

Lokasi yang direncanakan akan dibangun jembatan darurat, dikarenakan Jembatan yang menghubungkan Dusun Maor menuju ke Dusun Krajan, Desa Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Bojonegoro, diterjang banjir bandang,Minggu (25/11/2018).

Camat Bubulan Agus Susetyo Hardianto kepada rakyatindependen.co.id membenarkan adanya kejadian musibah banjir bandang Minggu (25/11/2018) sore itu, yang menimpa 3 (tiga) desa yakni, Clebung, Sumberbendo dan Ngorogunung, yang ketiganya berada di wilayah Kecamatan Bubulan, Bojonegoro.

Banjir di Desa Sumberbendo,menerjang wilayah di RT 002, 004, 010, 011 dan 012 dengan ketinggian air rata-rata 40 centimeter. Terdapat 22 rumah yang tergenang selama kurang lebih 20 menit. Hanya saja, tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sedangkan banjir yang terjadi di Desa Ngorogunung menerjang wilayah di RT 001, 002, 006, 007 dengan ketinggian rata rata 40 centimeter. Tidak ada korban jiwa dan terdapat 11 rumah yang tergenang air hujan itu selama kurang lebih 20 menit.

“Banjir bandang terparah terjadi di antara Dusun Maor dan Dusun Krajang di Desa Clebung, yang telah membuat ambruk jembatan penghubung 2 dusun itu sehingga kini Dusun Maor terisolasi karena rusaknya jembatan tersebut,” ungkap Camat Bubulan yang akrab disapa Mas Antok itu.

Pj Sekda Bojonegoro Yayan Rahman, dengan didampingi Asisten 2 Setyo Yuliono dan Camat Bubulan Agus Susetyo Hardianto berfoto bersama usai melakukan peninjauan terhadap kondisi Jembatan penghubung Dusun Maor menuju ke Dusun Krajan, Desa Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Bojonegoro, yang diterjang banjir, Minggu (25/11/2018).

Ditambahkan, Dusun Maor yang berada di tengah hutan dan arah selatan Desa Clebung (Karjan) itu terdiri dari 74 Kepala Keluarga (KK). Mereka tak bisa keluar masuk dusun karena terputusnya jembatan itu.

“Alhamdulillah, tadi siang Bapak Yayan Rahman (Pj Sekda Bojonegoro) dengan didampingi Bapak Setyo Yuliomo (Asisten 2), dan Bapak Andik Sujarwo (Kepala Dinas PU Bina Marga) dan perwakilandariDinas Sosial, sudah datang untuk meninjau lokasi jembatan yang ambruk itu,” ujar Mas Antok.

Masih menurut Mas Antok, setalah dilakukan peninjauan, Senin tanggal 26 Nopember 2018 itu, langsung dilakukan persiapan untuk segera dibangun jembatan darurat, agar masyarakat Dusun Maor tak terisolasi lagi. Sedangkan, untuk pembangunan kembali jembatan akan diupayakan secepatnya oleh pihak Pemkab Bojonegoro.

“Hari ini, sudah mulai disiapkan untuk segera dibangun jembatan darurat, semoga semua lancar dan jembatan darurat tersebut segera bisa difungsikan,” pungkasnya.

**(Kis/Red).

Loading...