Hilang Sepekan, Pendaki Asal Slovakia Ditemukan Tewas di Gunung Merbabu

0 33

SALATIGA (RAKYAT INDEPENDEN)- Setelah tujuh hari pencarian, Andrey Voytech (39), pendaki berkewarganegaraan Slovakia (awalnya diberitakan Selandia Baru) yang hilang di Gunung Merbabu, ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi tak bernyawa pada Sabtu (7/8/2018).

“Survivor kami temukan di area Kalimenek di aliran sungai dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 08.40 WIB. Korban diduga terjatuh dari ketinggian 13 meteran,” ungkap Noer Isrodin Muchlisin, Kepala Basarnas Jateng.

Penemuan Andrey ini bersamaan dengan hari terakhir operasi pencarian yang telah ditetapkan oleh Basarnas. Penemuan ini bermula saat SRU 1 yang berjumlah 9 personel bermalam di Pos 1 Pending, lalu pada pukul 07.00 WIB melakukan pencarian di aliran Sungai Kalimenek. Tim melakukan penyisiran dari bawah ke atas hingga akhirnya menemukan jasad korban.

Diduga korban terjatuh dari ketinggian dan mengalami benturan hebat di dasar sungai yang berbatu. Namun, penyebab jatuhnya korban ke dasar sungai hingga saat ini belum diketahui. “Apakah karena disorientasi karena hipotermia atau sebab apa tidak diketahui,” ucap Noer.

Hingga berita ini dilaporkan, petugas masih melakukan evakuasi. Rencananya, jasad korban akan dibawa ke RSUD Salatiga melalui jalur Cuntel.

“Dengan ditemukannya Andrey maka operasi SAR gabungan pencarian ini secara resmi kami hentikan dan kami ucapkan banyak terima kasih atas kerja sama tim selama operasi SAR ini,” ungkap Noer.

Selama sepekan pencarian, imbuhnya, Basarnas dibantu oleh jajaran Koramil Getasan, Polsek Getasan, Granat Rescue, SAR Buser, SAR MTA, Taman Nasional Gunung Merbabu, SAR Rajawali, Prima Paca, dan KORCA.

“Dengan diketemukan korban, kami akan segera koordinasi dengan Konsulat Jenderal Slovakia di Jakarta untuk mengurus pemulangan jenazah korban,” imbuhnya.

Sebelumnya dikabarkan, seorang pendaki asal Selandia Baru, Andrey Voytech, dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Merbabu. Andrey diketahui hilang kontak sejak Jumat (30/3/2018) pukul 16.00 WIB, tetapi peristiwa ini baru dilaporkan oleh teman korban pada Sabtu (31/3/2018) sore.

Berdasarkan ketarangan yang dihimpun di lapangan, Andrey datang dari Yogyakarta ditemani rekannya bernama Sistha Amina Ferdiyani (20), warga Magelang, dengan mengendarai sepeda motor yang disewa dari Bandara Adisutjipto. Keduanya menginap di Hotel Sanjay, Kopeng, Getasan, Kabupaten Semarang, Kamis (29/3/2018) malam.

Sumber: Kompas.com