Hari Pramuka Indonesia 14 Agustus, Mau Tahu Makna dan Sejarahnya ?

316

Nasional – Hari Pramuka Indonesia 14 Agustus, Mau Tahu Makna dan Sejarahnya ?, Di Bulan Agustus ini ada beberapa hari bersejarah bagi Bangsa Indonesia selain hari kemerdekaan. Salah satuny adalah Hari Pramuka Indonesia. Ya, tepat pada tanggal 14 Agustus esok hari, Hari Pramuka di Indonesia dirayakan oleh segenap gugus yang ada di nusantara.

Nah, ngomong-ngomong soal Pramuka, hal apa yang terbesit di kepala kamu untuk pertama kalinya?

Selain akrab dengan nuansa menyatu dengan alam, kegiatan Pramuka pasti lekat ikatannya dengan tepuk Pramuka.

Ya, Tepuk Pramuka adalah hal yang sering dilakukan di dalam kegiatan kepramukaan.

Hal ini biasa dilakukan di sela-sela acara atau ketika istirahat sebagai penyemangat dalam kegiatan.

Tepuk Pramuka ini sendiri biasanya dimulai dengan aba-aba dari pembina.

Lalu peserta kegiatan Pramuka akan melakukan tepuk Pramuka tersebut.

Nah, setelah sekian kali kamu melakukannya, kira-kira apakah kamu tahu makna tersebunyi di balik tepuk Pramuka?

Makna Hari Pramuka Indonesia 14 Agustus

Angka 13 dalam tepuk Pramuka melambangkan jumlah dari Tri Satya (3) dan Dasa Dharma (10).

Tri Satya adalah sumpah yang diucapkan oleh seorang Pramuka, baik dari golongan Penggalang, Penegak, Pandega, maupun anggota dewasa.

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :

1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan negara kesatuan Republik Indonesia dan Mengamalkan Pancasila.

2. Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat.

3. Menepati Dasa Dharma.

Dhasa Dharma sendiri adalah 10 pedoman bagi Pramuka dalam bertingkah laku dalam kesehariannya.

1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia

3. Patriot yang sopan dan kesatria

4. Patuh dan suka bermusyawarah

5. Rela menolong dan tabah

6. Rajin, trampil dan gembira

7. Hemat, cermat dan bersahaja

8. Disiplin, berani dan setia

9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya

10. Suci dalam pikiran perkataan dan perbuatan

Selain bermakna begitu dalam, ternyata tepuk Pramuka yang berjumlah 13 tepukan tangan ini memiliki manfaat yang baik.

Nah Setelah mengetahui Sedikit Makna dari Hari Pramuka dan Pramuka itu sendiri. Mari simak sedikit kisah dan sejarah Pramuka Indonesia

Sejarah Singkat Pramuka Indonesia

Hari Pramuka Indonesia 14 Agustus

Scouting yang di kenal di Indonesia dikenal dengan istilah Kepramukaan, dikembangkan oleh Lord Baden Powell sebagai cara membina kaum muda di Inggris yang terlibat dalam kekerasan dan tindak kejahatan, beliau menerapkan scouting secara intensif kepada 21 orang pemuda dengan berkemah di pulau Brownsea selama 8 hari pada tahun 1907. Pengalaman keberhasilan Baden Powell sebelum dan sesudah perkemahan di Brownsea ditulis dalam buku yang berjudul “Scouting for Boy”.

Melalui buku “Scouting for Boy” itulah kepanduan berkembang termasuk di Indonesia. Pada kurun waktu tahun 1950-1960 organisasi kepanduan tumbuh semakin banyak jumlah dan ragamnya, bahkan diantaranya merupakan organisasi kepanduan yang berafiliasi pada partai politik, tentunya hal itu menyalahi prinsip dasar dan metode kepanduan.

Keberadaan kepanduan seperti ini dinilai tidak efektif dan tidak dapat mengimbangi perkembangan jaman serta kurang bermanfaat dalam mendukung pembangunan Bangsa dan pembangunan generasi muda yang melestarikan persatuan dan kesatuan Bangsa.

Memperhatikan keadaan yang demikian itu dan atas dorongan para tokoh kepanduan saat itu, serta bertolak dari ketetapan MPRS No. II/MPRS/1960, Presiden Soekarno selaku mandataris MPRS pada tanggal 9 maret 1961 memberikan amanat kepada pimpinan Pandu di Istana Merdeka. Beliau merasa berkewajiban melaksanakan amanat MPRS, untuk lebih mengefektifkan organisasi kepanduan sebagai satu komponen bangsa yang potensial dalam pembangunan bangsa dan negara.

Oleh karena itu beliau menyatakan pembubaran organsiasi kepanduan di Indonesia dan meleburnya ke dalam suatu organisasi gerakan pendidikan kepanduan yang tunggal bernama GERAKAN PRAMUKA yang diberi tugas melaksanakan pendidikan kepanduan kepada anak-anak dan pemuda Indoneisa. Gerakan Pramuka dengan lambang TUNAS KELAPA di bentuk dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961.

Meskipun Gearakan Pramuka keberadaannya ditetapkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 tahun 1961, namun secara resmi Gerakan Pramuka diperkenalkan kepada khalayak pada tanggal 14 Agustus 1961 sesaat setelah Presiden Republik Indonesia menganugrahkan Panji Gerakan Pramuka dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 448 Tahun 1961. Sejak itulah maka tanggal 14 Agustus dijadikan sebagai Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka.

Perkembangan Gerakan Pramuka mengalami pasang surut dan pada kurun waktu tertentu kurang dirasakan pentingnya oleh kaum muda, akibatnya pewarisan nilai-nilai yang terkandung dalam falsafah Pancasila dalam pembentukan kepribadian kaum muda yang merupakan inti dari pendidikan kepramukaan tidak optimal. Menyadari hal tersebut maka pada peringatan Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka ke-45 Tahun 2006, Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mencanangkan Revitalisasi Gerakan Pramuka. Pelaksanaan Revitalisasi Gerakan Pramuka yang antara lain dalam upaya pemantapan organisasi Gerakan Pramuka telah menghasilkan terbitnya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang GERAKAN PRAMUKA.

 

Hari Pramuka Indonesia 14 Agustus

Loading...