Hadiri Festival Rugby di Bojonegoro, Didik Mukrianto Nyatakan Siap Menangkan Paslon Moelyo-Atine

17

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN)- Ketua umum Pengurus Besar Persatuan Rugbi Union Indonesia (PB PRUI) Didik Mukrianto, turun gunung ke Bojonegoro, Jawa timur, Sabtu (24/2/2018) pagi. Bersama Rugbi Bojonegoro, gelar Festival Rugby di Lapangan Reso Truno, Desa Pacul, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur.

Kegiatan Festival Rugby ini dimaksudkan untuk menggairahkan olahraga Rugby di wilayah Bojonegoro, Jawa timur. Untuk menggali potensi pemuda di wilayah Kota Migas itu, agar bisa menjadi atlet sepakbola Rugby yang saat ini sedang nge trend itu.

Kegiatan Festival juga dihadiri oleh Prof Makoto Expert dan Ketua rombongan dari Rugby Jepang. Selain itu, Prof Makoto juga menjabat sebagai Pengurus Asia Rugby dan World Rugby.

“Dengan festival Rugby di Bojonegoro ini, diharapkan mampu mencetak atlet sepak bola Rugby yang dikenal dengan bola lonjong itu ke taraf nasional dan internasional,” tegas pria yang juga anggota DPR RI yang berasal dari Dapil IX meliputi Kabupaten Bojonegoro dan Tuban itu, Sabtu (24/2/2018) pagi.

Ketua umum Pengurus Besar Persatuan Rugbi Union Indonesia (PB PRUI) Didik Mukrianto, berfoto bersama dengan Asian Scrum project saat Festival Rugby di Lapangan Reso Truno, Desa Pacul, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Sabtu (24/2/2018) pagi

Saat disinggung tentang bagaimana dengan Pilkada Bojonegoro tahun 2018 ini. Pria yang juga warga Perguruan Silat Setia Hati Terate (PSHT) Bojonegoro itu mengungkakan, bahwa semua pasangan calon memiliki kans untuk menang dalam Pilkada Bojonegoro 2018 ini.

“Yang menang adalah paslon yang bisa mengambil simpati masyarakat. Sehingga, semua pasangan calon masih memiliki kesempatan yang sama untuk menang di Pilkada Bojonegoro 2018 ini. Apalagi, hingga saat ini semua paslon terkesan masih diam. Suara masih mencair dan belum mengkristal,” tegasnya.

Ketika disinggung, apakah PSHT Bojonegoro sudah akan paslon yang meminangnya untuk mendukung pemenanganya, dirinya mengatakan hingga kini belum ada. Bahkan, menurutnya hingga saat ini para paslon bupati-wakil bupati Bojonegoro masih belum bergerak alias jalan di tempat.

Tentang komitmen Didik Mukrianto di partai Demokrat yang dinaunginya. Dirinya tetap berkomitmen memenangkan calon yang diusung oleh partai berlambang mercy itu.

Dalam Pilkada Bojonegoro 2018, dirinya yakin bahwa dalam hegemoni partai adalah Harus memenangkan setiap pertarungan ketika bicara pemenangan maka seluruh daya upaya kita laksanakan termasuk dengan menghadirkan seorang juru kampanye yang memang kulaifikasi dan mengedukasi publik.

“Kita bertekad memenangkan pertarungan dalam Pilkada Bojonegoro 2018 ini. Sehingga kita akan bersama-sama masyarakat membangun Bojonegoro secara obyektif dan bukan hanya retorika bukan hanya konsepsi akan tetapi realisasi yang bisa dilaksanakan secara bersama-sama dengan masyarakat,” katanya menegaskan.

Ditambahkan, agar dalam pilkada semua paslon bertarung dengan visi misi, sebuah gagasan dan program yang bagus untuk masyarakat dan bukan saling menjelek-jelekkan. Bahkan melampar issu yang membuat permusuhan atau issu SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar golongan) sehingga memecah belah persatuan di Kota Ledre ini.

“Diharapkan, ada proses demokrasi yang baik sehingga bisa menghasilkan seorang pemimpin yang baik sesuai dengan harapan masyarakat Bojonegoro,” katanya serius.

Guna mensukseskan pasangan Soehadi Moejono-Mitro’atin (Moelyo-Atine) yang diusung oleh Koalisi Partai Demokrat dan Partai Golkar Bojonegoro. “Saya siap untuk jadi jurkam untuk memenangkan paslon yang diusung Partai Demokrat dalam laga Pilkada Bojonegoro 2018 ini,” pungkasnya.**(Kis/Adv).

Loading...
Comments
Loading...