Gubernur Jawa Timur Sahur Bersama Tukang Becak, Pasukan Kuning dan PKH, di Taman Rajekwesi, Bojonegoro

116

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak dulu dikenal dekat dengan rekyat terutama dengan wong cilik. Tak heran, banyak program-programnya yang membuat orang nomor satu di Jatim ini makin dekat dengan rakyat.

Seperti halnya dengan kegiatan Gubernur Khofifah saat berkunjung ke Bojonegoro itu. Dalam kegiatan Safari Ramadhan yang disponsori oleh sebuah media cetak ternama itu, berlangsung di Halaman Bakorwil Bojonegoro yang berada di Jalan Pahlawan, Bojonegoro, awa timur, Kamis (23/5/2019) malam.

Selanjutnya, digelar Makan sahur bersama dengaan anak-anak tukang becak, pusukan kuning dan PKH yang digelar di Taman Rajekwesi, Bojonegoro, Jum’at (24/5/2019).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berkenan membagi-bagikan paket sembako kepada 100 orang tukang becak dan 100 orang pekerja kebersihn Pemkab Bojonegoro atau yang biasa disebut Pasukan Kuning itu.

Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah dalam sambutannya menyampaikan  Selamat datang dan terima kasih atas kunjungn Gubernur Jawa timur di Bojonegoro ini.

Acara kunjungan kerja yang tadi malam digelar Bazar Murah di Halaman Baorwil Boonegoro dan Jum’at pagi ini digelar Sahur bersama di Taman Rejekwesi Bojonegoro ini.

“Kedatangan Ibu Gubernur Jatim di Bojonegoro diharapkan mampu memberikan semangat atau spirit bagi kita semua. Sehingga bisa menjadi bekal di bulan suci Ramadhan ini untuk berlomba-lomba untuk meningkatkan iman dan taqwa dan berlomba lomba menuju kebaikan,” ungkapnya.  

Lanjut Bu Anna – demikian Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, menambahkan bahwa Taman Rajekwesi itu dulunya adalah sebuah Terminal Bus atau kendaraan umum yang  terminanya sudah dipindah ke Jalan Veteran, turut Desa Sukorejo Kecamatan Kota Bojonegoro.

Loading...

“Dalam sejarah tertulis Nama Rajekwesi, dulunya nama Kerajaan Pertama di Bojonegoro. Makanya, Ibu Gubernur kita ajak makan sahur bersama di tempat bersejarah ini,”

Ditambahkan, berawal dari tempat bersejarah yang menjadi “cikal bakal” berdirinya Bojonegoro ini, kita akan spirit untuk membangun Kabupaten Bojonegoro ini agar lebih baik lagi.

Sementara itu Gubernur Jawa Timur  Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa, Beban penurunan kemiskinan yang melambat di Jawa Timur terutama pedesaan adalah beban keluarga lansia di keluarga pedesaan.

“Kita akan menyisir Lansia yang berada di atas usia 70 tahun yang berasal dari keluarga kurang mampu untuk diberikan program PKH Plus. Yang kemudian kita cocokkan dengan APBD sehingga memiliki anggaran yang cukup untuk memberikan bantuan sebesar Rp 50 ribu sebesar 2 Juta per tahun,” ungkap Bunda KIP (Khofifah Indar Prawansa).

Lanjut Bunda KIP, secara rinci Lansia akan menerima bantuan sebesar Rp 500 ribu dengan menerima total 4 kali pencairan yang persis tahapan pencairan PKH.

Ditambahkannya,  untuk Kabupaten Bojonegoro ini, terdapat 9680 lansia. Harapannya, program ini akan mengurangi beban  dari keluarga yang kurang mampu sehingga lansia nya relatif akan ter support oleh bantuan PKH plus ini.

Usai kegiatan itu, Bunda KIP melanjutkan Sholat Subuh bersama di Masjid Darussalam, yang berada di Jalan KH Hasyim Asy’ ari atau barat Alun-alun Kota Bojonegoro.

**(Kis/Red)

Loading...

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy