Gantung diri Yang Dilakukan Seorang Warga Tlatah, Purwosari Ini, Diduga Akibat Depresi

413

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Setelah lama tak terdengar, kejadian gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur. Kali ini, perstiwa gantung diri alias Kendhat dialami Lamidi (49) seorang warga Dusun Bonggol, Desa Tlatah, Kecamatan Purwosari, Bojonegoro, Sabtu (31/8/2019) sekira pukul 18:30 WIB.

Kejadian naas itu, diketahui oleh Suwarsih (45) yang juga istri korban. Saat itu, Suwarsih hendak ke dapur untuk menanak nasi. Selanjutnya istri korban tersebut melihat ada jasad yang menggantung “penuwun” rumah yang dipakai untuk kandang itu.

Melihat kondisi tersebut, Sumarsih yang juga saksi pertama dalam kejadian itu langsung berlari ke luar rumah dan berteriak minta tolong. Sehingga, datanglah Nayoko (30) yang juga menantu korban.

Kemudian, banyak juga tetangga yang datang ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk menyaksikan kondisi korban yang nekad gantung diri di rumahnya sendiri itu. Ternyata, korban sudah tak bernyawa lagi alias meninggal dunia.

Kapolsek Purwosari AKP Yaban,SE, melalui anggotanya membenarkan jika telah terjadi aksi gantung diri di wilayahnya. Lamidi (49) seorang warga Dusun Bonggol, Desa Tlatah, Kecamatan Purwosari, Bojonegoro, Sabtu (31/8/2019) sekira pukul 18:30 WIB.

Loading...

Ciri ciri korban diantaranya, panjang mayat 170 cm, kulit sawo matang, Leher terdapat bekas jeratan tali plastik warna biru, panjang tali mati ke tanah 110 cm dan posisi mayat menggantung di penuwun kandang sapi.

Saat dilakukan pemeriksaan tim medis yang berasal dari Puskesmas Purwosari menyebutkan bahwa di tubuh korban tak ditemukan bekas kekerasan atau pengeniayaan sebelum meninggal dunia.

“Korban meninggal dunia, murni karena gantung diri,” tegasnya.

Berdasarkan keterangan keluarganya, korban mengidap depresi sekitar setahun terahir.

Turut mendatangi TKP, yakni, Pihak Kepolisian dari Polsek Purwosari, Anggota Koramil Purwosari, Anggota Satpol PP Kecamatan Purwosari, Tim Medis dari Puskesmas Purwosari dan Perangkat desa setempat.

**(Yan/Red).

Loading...

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More