Dimusnahkan, Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Peredaran Miras di Polres Gresik

14

GRESIK (RAKYAT INDEPENDEN) – Ribuan botol minuman keras (miras) ilegal hasil dari operasi peredaran miras yang ada di wilayah hukum Polres Gresik, Jum’at (11/5/2018) ynag dimusnahkan di halaman Mapolres Gresik.

Acara pemusnahan miras yang dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, tersebut turut dihadiri oleh Bupati Gresik H. Sambari yang diwakili oleh Sekda Kabupaten Gresik Drs Djoko Sulistyo Hadi,MM, Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, Seluruh Kapolsek jajaran Polres Gresik.

Hadir pula, Kasatpol PP Kabupaten Gresik, Ketua MUI Kabupaten Gresik KH Mansyur Sodiq, Kadis Perindag Kabupaten Gresik, Kadinkes Kabupaten Gresik, Ketua DPC Nahdlatul Ulama Gresik, Ketua DPC Muhammadiyah Gresik dan Ketua DPC LDII Gresik.

Menurut Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro,H,SIK,M.Si, kepada para awak media mengungkapkan bahwa selama pelaksanaan operasi peredaran miras, ada sekitar 2.387 botol dari berbagai jenis miras dan merk miras yang diamankan oleh Polres Gresik saat menggelar razia peredaran miras. Selain itu, ada sekitar 286 botol miras yang juga berhasil diamankan oleh Satpol PP Kabupaten Gresik.

Suasana, pemusnahan ribuan botol minuman keras (miras) ilegal hasil dari operasi peredaran minuman keras (miras) yang ada di wilayah hukum Polres Gresik, yang digelar di halaman Mapolres Gresik, Jum’at (11/5/2018)

“Dari ribuan botol miras yang berhasil diamankan, ada 158 tersangka yang berhasil kita amankan,” ungkap pria asal Pekalongan, Jawa tengah itu.

Dalam 158 tersangka yang berhasil diamankan, ada 88 tersangka merupakan penjual miras ilegal dan 70 tersangka merupakan peminum dan semuanya dikenakan tindak pidana ringan (tipiring). Hal itu dikarenaan mereka telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Gresik nomor 19 tahun 2004 tentang perubahan atas Perda nomor 15 tahun 2002 tentang larangan peredaran miras di wilayah Kabupaten Gresik.

“Semua tersangka telah menjalani sidang tipiring di Pengadilan Negeri Gresik,” ungkapnya.

Masih menurut AKBP Wahyu S Bintoro, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Bojonegoro itu menambahkan, bahwa dalam operasi miras tersebut anggota juga telah mengamankan 2 orang tersangka yang saat ini masih menjalani proses penyidikan oleh anggota Sat Reskrim Polres Gresik.

Hal itu disebabkan, karena pelaku telah menyimpan dan menjual ratusan karton miras ilegal karena sudah masuk dalam katagori tindak pidana dan oleh penyidik akan dikenakan sanksi pidana 15 tahun penjara karena telah melanggar pasal 240 KUHP jo pasal 140 jo pasal 86 ayat (2) dan atau pasal 142 jo pasal 91 ayat (1) UU RI nomor 18 tahun 2012 tentang pangan.

“Dua tersangka kita jerat dengan tindak pidana karena telah menjual ratusan karton miras secara illegal,” ujarnya.
Adapun 2 (dua) tersangka penjual miras ilegal ratusan karton berinisial TW als Karso (58) warga Desa Banjarsari Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik pemilik 204 botol miras dalam kemasan botol air mineral 1,5 liter.

Sedangkan tersangka lainnya yaitu IM als Pak Muk (51) asal Desa Senden, Kecamatan Kayon, Kecamatan Kediri, Jawa timur, sebagai pemilik 24 karton miras jenis vodka yang di dalamnya berisikan sebanyak 480 botol dan merupakan salah satu pemilik home indutri miras di wiliyah Kediri.

**(Kis/Red).

Loading...
Comments
Loading...