Diduga Terpeleset Di Sungai Warga Dusun Jatisari, Kepohbaru Meninggal

42

Bojonegoro – Rakyatindependen.co.id Seorang laki-laki bernama Saeman (70), warga Dusun Jatisari Desa Pejok RT 028 RW 006 Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (08/01/2020) sekira pukul 11.30 WIB, ditemukan oleh tetangganya dalam keadaan terlentang di pinggir sungai dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Diduga, sebelumnya korban terpeleset dan tidak ada yang menolong hingga akhirnya korban meninggal dunia. Selain itu, menurut keterangan keluarganya, korban memiliki riwayat atau menderita sakit pikun.

Informasi yang didapat dari awak media. Kapolsek Kepohbaru, Ajun Komisris Polisi (AKP) Supriyono, bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada Rabu (08/01/2020) sekira pukul 11.30 WIB, tetangga korban yang bernama Pamuji (40) sedang berada di sungai yang tak jaun dari rumah korban.

“Saat itu saksi mendapati korban dalam keadaan terlentang di pinggir sungai, dalam posisi kepala di sebelah barat,” kata Kapolsek.

Mendapati kejadian tersebut, saksi Pamuji segera meminta bantuan kepada warga, sehingga warga segera berdatangan untuk menolong korban.

Loading...

“Saat di cek, ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, sehingga jenazah korban oleh warga dibawa ke rumah duka,” kata Kapolsek.

Setelah mendapat laporan, Kapolsek bersama anggota segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan rumah duka, untuk mengidentifikasi korban.

Berdasarkan hasil oleh TKP, jarak antara lokasi kejadian dengan rumah korban kurang lebih 200 meter.

Dari hasil identifikasi, diketahui ciri-ciri mayat, jenis kelamin laki-laki, panjang mayat 165 cm, perawakan sedang, kulit sawo matang, rambut hitam pendek. Saat kejadian korban mengenakan pakaian kaos lengan pendek warna merah dan celana pendek warna cokelat.

Sementara, berdasarkan pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

Sedangkan menurut keterangan keluarganya, korban memiliki riwayat sakit pikun.Diduga korban terpeleset dan tidak ada yang menolong hingga akhirnya korban meninggal dunia,”

Masih menurut Kapolsek, bahwa setelah dilakukan musyawarah, ahli waris korban menolak untuk dilakukan otopsi yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan, tidak akan menutut siapapun akibat meninggalnya korban.

“Setelah dibuatkan berita acara, jenazah korban diserahkan kepada ahli warisnya untuk proses pemakaman,” kata AKP Supriyono. Reporter: budi

Loading...

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More