Diduga Sudah Lapuk, Sebuah Bangunan Di Kanor Bojonegoro Mendadak Rubuh

57

Bojonegoro – Rakyatindepende.co.id Sebuah bangunan dapur milik Subaji (35), warga Dusun Malebo Desa Simorejo RT 004 RW 001 Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, pada Kamis (16/01/2020) roboh.

Diperkirakan penyebab ambruknya dapur tersebut karena tiang dan dinding bangunan yang terbuat dari bambu tersebut sudah lapuk.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Sementara, akibat kejadian tersebut korban diperkirakan menderita kerugian material sebesar Rp 5 juta.

Aparat saat lakukan identifikasi dan olah TKP, peristiwa robohnya bangunan dapur milik Subaji (35), warga Dusun Malebo Desa Simorejo RT 004 RW 001 Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, Kamis (16/01/2020)
Informasi yang didapat awak media ini dari Kapolsek Kanor, Inspektur Satu (Iptu) Hadi Waluyo SH, bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada Kamis (16/01/2020) sekira pukul 07.30 WIB.

Tetangga korban yang bernama Wasis (45) yang juga selaku Ketua RT setempat, pada saat sedang berada di dalam rumahnya mendengar bunyi keras seperti rumah roboh sehingga saksi segera keluar rumah dan berusaha mencari asal suara tersebut.


“Saat itu didatangi asal suara tersebut, ternyata rumah atau dapur milik korban sudah dalam keadaan ambruk, sehingga saksi segera memberitahu para tetangga.” kata Kapolsek.

Loading...

Setelah pihaknya mendapat laporan, Kapolsek bersama anggota dan aparat setempat segera mendatangin lokasi kejadian, untuk melakukan identifikasi dan Olah TKP.
Dari hasil olah TKP, diketahui bangunan yang roboh tersebut berukuran, panjang 8 meter dan lebar 6 meter. Tiang bangunan terbuat dari bambu, dinding terbuat dari anyaman bambu dan atap terbuat dari genteng.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Korban diperkirakan menderita kerugian material sebesar Rp 5 juta.” tutur Kapolsek. Reporter Yasir

Loading...

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More