Daftar Mutasi Perwira Tinggi Mabes TNI, Pangkostrad, Danpaspampres dan Komandan Marinir Diganti

119

JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kembali melakukan mutasi sejumlah jabatan strategis yang diduduki para perwira tinggi TNI.

Posisi Pangkostrad yang kosong karena ditinggalkan Jenderal TNI Andika P, karena menjadi KSAD akan diisi oleh Pangdam Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan.
Saat dikonfirmasi, Kepala Puspen TNI Mayjen Santos Matondang membenarkan kabar tersebut.
“Betul, Pangdam Siliwangi yang ditugaskan menjadi Pangkostrad,” katanya kepada Tribunnews.com, Kamis (29/11/2018).

Selain posisi Pangkostrad, dari informasi yang didapat Tribunnews, sejumlah perwira TNI yang menduduki posisi strategis juga dimutasi.

Komandan Paspamres yang sebelumnya dijabat oleh Mayjen (Mar) Suhartono akan digantikan Brigjen TNI Maruli (Kasdam Diponegoro).

Suhartono bakal menduduki posisi baru sebagai Komandan Korps Marinir, menggantikan Mayjen (Mar) Bambang Suswantono yang digeser menjadi Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) KSAL.

Menantu Luhut Panjaitan

Dari pergantian jabatan ini terdapat sosok yang menjadi sorotan yaitu Brigadir Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang baru beberapa bulan menjabat sebagai Kasdam Kodam IV/ Diponegoro sudah kembali mejabat Danpaspamres.

Brigadir Jenderal TNI Maruli Simanjuntak resmi menjabat sebagai Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) Kodam IV/ Diponegoro, sejak Senin (22/10/2018) lalu.

Saat itu Brigjen TNI Maruli Simanjuntak menggantikan Brigadir Jenderal TNI Bakti Agus Fadjari yang saat ini bertugas di Markas Besar TNI Angkatan Darat.

Pria kelahiran 27 Februari 1970 itu sebelumnya pernah menjabat sebagai wakil komandan Paspamres, dan Danrem 074/ Warastratama.

Saat menjabat sebagai Wakil Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Brigadir Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan, seorang anggota Paspampres sangat penting memiliki keahlian menembak.

“Penting karena tugas kita adalah melindungi presiden dan memang harus mempunyai kemampuan-kemampuan di luar umum,” katanya saat itu.

Menurut Maruli, ketika orang biasa hanya bisa menembak langsung, seorang anggota Paspampres harus bisa memiliki kemampuan yang lebih.

Salah satunya adalah dengan cara menembak di atas motor dengan tertutup helm, atau menembak di atas mobil yang bergerak.

Maruli mengatakan, Paspampres memiliki standardisasi skor yang tinggi untuk kemampuan menembak.

Setiap tembakan anggota Paspampres mesti dipastikan keakuratannya menjangkau sasaran.
“Kita standardisasinya sama dengan TNI. Jarak antara senjata dan target yang mencapai 25 meter, minimal harus mendapatkan nilai 80,” kata Maruli.

Maruli menyampaikan, keahlian menembak menjadi salah satu syarat kenaikan pangkat di Paspampres.

Keahlian menembak yang baik akan sejalan dengan kelancaran kenaikan pangkat.
Tentu juga dibutuhkan keahlian dan kecakapan mentalnya.

Serah terima jabatan kepada Brigjen TNI Maruli Simanjuntak dari Brigadir Jenderal TNI Bakti Agus Fadjari yang saat ini bertugas di Markas Besar TNI Angkatan Darat.

Brigjen TNI Maruli Simanjuntak disumpah saat dilantik menjadi Kasdam IV/Diponegoro.
Proses serah terima jabatan Kasdam dipimpin langsung oleh Panglima Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto di Markas Kodam IV/Diponegoro, Jalan Perintis Kemerdekaan-Watugong, Banyumanik, Kota Semarang.

Pangdam IV/ Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto menerangkan serah terima jabatan Kasdam merupakan contoh ciri dari organisasi modern.

Dikatakan Wuryanto lagi, dirinya sangat bersyukur atas diberikannya wakil (dalam hal ini Kasdam beserta jajaran lainnya) yang terbaik.

Setelah 11 bulan berdedikasi sebagai Kasdam, sambungnya, Bakti Agus Fadjari sudah memberikan yang terbaik untuk Kodam IV/ Diponegoro.

Bahkan Wuryanto juga menambahkan, dedikasi Bakti Agus Fadjari selama menjabat sebagai Kasdam IV/Diponegoro mampu meningkatkan profesionalitas prajurit TNI, menekan angka pelanggaran kelaksanaan pembinaan, dan menjalin hubungan baik dengan masyarakat.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Kasdam lama dan selamat buat Kasdam baru yang tentunya kami berharap mampu memberikan kemampuan terbaiknya,” ujar Wuryanto selepas serah terima jabatan.

Mayjen TNI Wuryanto juga mengatakan bahwa Perajurit Kodam IV/Diponegoro sudah benar-benar menjadi bagian dari masyarakat Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

“Kami juga berharap kepada Kasdam terbaru selain mencetuskan karya-karya terbaik nantinya, juga meneruskan program-program yang sudah dicanangkan dan dijalankan oleh Kasdam lama,” imbuhnya.

Dikatakan Maruli Simanjuntak selaku Kasdam baru, dirinya akan siap menjalankan tugas yang diarahkan kepadanya.

Dengan keadaan, situasi, dan kondisi yang tidak sama, Maruli menegaskan bakal ada tantangan yang berbeda pula nantinya.

“Saya sebut ini amanah dan bagaimanapun saya usahakan semaksimal mungkin untuk masyarakat,” tutur Maruli.

Maruli Simanjuntak adalah menantu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Maruli adalah suami dari Paulina Panjaitan yang merupakan putri Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman.

Dirinya pernah menjabat sebagai Danrem 074/Warastratama Surakarta dan dipromosikan menduduki jabatan Wakil Komandan (Wadan) Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Maruli juga sempat terpilih sebagai Danrem terbaik dalam bidang Upaya Khusus (Upsus) Ketahanan Pangan Tingkat Nasional tahun 2016. (*)

Sumber: tribunnews.com

Loading...