Capaian 100 Hari, Kerja Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah – Wakil Bupati Drs Budi Irawanto,M.Pd

166

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah dan Wakil Bupati Bojonegoro Drs Budi Irawanto,M.Pd, (Anna – Wawan), yang terpilih dalam Pilkada serentak 27 Juni 2018 sebagai Bupati – Wakil Bupati Bojonegoro dan telah dilantik oleh Gubernur Jawa timur Soekarwo tanggal 24 September 2018 di Gedung Grahadi, Pemprov Jatim di Surabaya

Begitu dilantik, Pasangan yang dikenal dengan sebutan Anna – Wawan ini, langsung bekerja untuk melaksanakan amanah yang ada di pundaknya, untuk melayani masyarakat dan membangun Kabupaten Bojonegoro untuk menuju masyarakat yang makmur dan sejahtera.

Setumpuk pekerjaan Anna – Wawan, dituangkan dalam RPJMD yang bersumber dari 17 Program Ngayomi Ngopeni yang pernah dijanjikan pasangan yang diusung PKB dan PDI Perjuangan itu, saat berkampanye dalam Pilkada serentak yang digelar 27 Juni 2018 lalu, untuk menuju sebagai orang nomor 1 dan nomor 2 di Bumi Angling Dharma ini.

“Pencapaian-pencapaian yang telah dilakukan selama 100 hari tersebut, akan terus ditingkatkan dalam program-program pembangunan di semua sektor untuk Bojonegoro agar semakin produktif dan eneggik,” ungkap Kabag Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro, Herus Sugiharto, Jum’at (4/1/2019).

Dalam perjalanan kinerja selama 100 hari, Anna – Wawan telah melakukan banyak perubahan dalam hal pelayanan dan pembangunan daerah. Seperti halnya dengan release dari Humas Pemkab Bojonegoro, yang disampaikan oleh Kabag Humas Bojonegoro Heru Sugiharto, berikut ini:

Foto Dokumentasi: Pelantikan Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah dan Wakil Bupati Bojonegoro Drs Budi Irawanto,M.Pd, oleh Gubernur Jawa timur Soekarwo tanggal 24 September 2018 di Gedung Grahadi, Pemprov Jatim di Surabaya.

Bidang Infrastruktur
1. Pembangunan Jalan
Pembangunan jalan Berupa Jalan Cor Beton dan Hotmix untuk ruas jalan Poros Kecamatan atau yang biasa disebut Jalan Kabupaten dan Jalan Poros Desa,
Target sampai dengan 2021 selesai, dengan panjang jalan 813 kilo meter (km),
Tahun 2019 telah teranggarkan 609,4 miliar untuk ruas jalan sepanjang 130, 91 Km

2. Pembangunan Jembatan
Ditargetkan sampai dengan 2021 terselesaikan
Tahun 2019 ditargetkan Perbaikan Jembatan sebanyak 103 Buah
Dengan alokasi anggaran Rp. 85, 08 Miliar

Bidang Pemerintahan
1. Review Perbub Nomor 35 Tahun 2014
Perbub 35 dirubah atas dasar masukan dari Kepala Desa dan Perangkat Desa terkait Siltap dan Tunjangannya, atas pelaksanaannya Bupati Anna mengeluarkan Peraturan bupati Nomor 45 Tahun 2018 tentang penghasilan kepala desa dan perangkat desa. Serta, Perbup Nomor 46 Tahun 2018 tentang hasil pengelolaan tanah bengkok. Sebagai tunjangan Kepala Desa dan Perangkat Desa

2. Dana Insentif Desa (DID)
Dana tersebut merupakan reward bagi pemerintah desa yang berhasil dalam kegiatan Pembangunan dan Pemberdayaan masyarakat

Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
1. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).
Stimulan Kepada BUMDes yang fokus di bidang Agribisnis dan Wisata per desa bakal memperoleh 100 juta, umtuk tahun 2019 telah dialokasikan anggaran sebesar 5 Miliar untuk 50 BUMDes.

Foto Dokumentasi: Pelantikan Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah dan Wakil Bupati Bojonegoro Drs Budi Irawanto,M.Pd, oleh Gubernur Jawa timur Soekarwo tanggal 24 September 2018 di Gedung Grahadi, Pemprov Jatim di Surabaya.

2. Pemberdayaan fakir miskin melalui usaha ekonomi produktif
Pada Tahun 2019 telah dianggarkan sebesar 3 Miliar dan sasaran menyesuaikan

3. Kartu Pedagang Produktif (KPP)
Telah diatur dengan Peraturan Bupati Nomor 54 tahun 2018 tentang Pemberdyaan Usaha Mikro Melaui Program Pedagang Produktif yang disalurkan melalui BPR (Bank Perkreditan Rakyat) Bojonegoro untuk pedagang produktif dan telah dianggarkan pada Tahun 2019

Manfaat Kepemilikan Kartu Pedagang Produktif :
1. Fasilitas Akses permodalan maksimal 25 juta dengan bunga ringan
2. Pelatihan Kewirausahaan dan Kemudahan Akses Kemitraan
3. Kemudahan layanan perizinan usaha
4. Bantuan pengurusan sertifikasi produk dan Fasilitasi hak patent bagi pedagang

Sasaran :
1. Warga Bojonegoro berdomisili dan memiliki usaha di wilayah Kabupaten Bojonegoro
2. Perorangan dan atau badan usaha perorangan memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 50 juta tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha

Bidang Kesejahteraan Masyarakat:
1. Santunan Kematian
Santunan Kematian telah Diatur Dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 49 Tahun 2018, Tentang Pedoman Pemberian Santunan Bagi Masyarakat Miskin, besaran per @ Rp. 2.500.000,-
pada tahun 2019 telah dianggarkan sebesar Rp. 6 Miliar

Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah saat memberikan sambutan di acara sinkronisasi rencana pelaksanaan pembangunan daerah dengan rencana pembangunan desa Tahun 2019, di Pendopo Malowopati, Pemkab Bojonegoro, Jawa timur, Senin (3/12/2018) lalu.

Mekanisme Pencairan :
1. Surat permohonan santunan diajukan ahli waris kepada bupati melalui bagian kesra.
2. Melampirkan fotokopi e-KTP dan KK warga yang meninggal.
3. Melampirkan fotokopi e-KTP dan KK ahli waris.
4. Surat keterangan kematian dari desa/kelurahan.
5. Surat keterangan miskin ahli waris. Akta kelahiran bagi ahli waris
6. Verifikasi bagian Kesra

2. Bantuan Warga Sakit Menahun
Tahun 2019 dianggarkan 2,5 Miliar dengan Sasaran : 2.000 orang,
Bantuan : Rp 1,25 juta per orang

3. Bantuan Untuk Anak Yatim
Tahun 2019 telah dianggarkan 10 milyar dengan
Sasaran : 8.000 anak. Bantuan : Rp 1,25 juta per anak

4. Bantuan Penyandang Disabilitas Berat
Tahun 2019 telah diangaarkan sebesar 1 Milyar dengan
Sasaran : 500 orang. Bantuan : Rp 2 juta per orang

5. Asistensi Sosial Lanjut Usia (Aslut) Terlantar
Pada Tahun 2019 telah diaggarkan sebesar 3 Milyar, dengan
Sasaran : 2.000 orang, Bantuan : Rp 1,5 juta per orang

Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah berkunjung dan memberikan santunan di rumah orang tua Hengky Dwi Kurniawan Putra seorang pemuda korban tenggelam hingga tewas di Bengawan solo, turut Desa Mulyoagung, Kecamatan Bojonegoro Kota, Kamis (24/10/2018) lalu.

6. Rehab Rumah Tidak Layak Huni
Alokasi Anggaran Tahun 2019 sebesar Rp. 18,2 Milyar
Sasaran 989 Unit

7. Tempat Penitipan Anak
Rencana pembangunan 3 titik

Bidang Pembinaan Keagamaan:
1. Insentif ustad dan ustadah TPA/TPQ
Telah dianggarkan pada Tahun 2019, dengan Sasaran : 5.000 ustad dan ustadzah.
Insentif : Per bulan Rp 100 ribu

2. Insentif Marbot Masjid
Tahun 2019 telah dianggarkan, dengan sasaran : Satu desa satu masjid, yang diberikan kepada 3 (tiga) petugas yaitu: 1 (satu) penjaga dan 2 petugas kebersihan.
Insentif : Rp 100 ribu per bulan

3. Insentif Jamaah Tahlil Putra dan Putri
Telah teranggarkan Tahun 2019,
Sasaran : Satu desa diambilkan 10 jamaah tahlil.
Anggaran : Per tahun Rp 1 juta

4. Insentif Modin Perempuan
Telah teranggarkan di Tahun 2019
Sasaran : Modin perempuan di setiap desa. Bantuan : Per tahun menerima Rp. 1 Juta

5. Rehab Rumah Ibadah
Alokasi Anggaran Tahun 2019 sebesar Rp. 5,5 Milyar

Bidang Pertanian :
Kartu Petani Mandiri Plus (KPM Plus)
Akan segera dilaunching pada Bulan Januari ini, telah dianggarkan pada Tahun 2019 sebesar Rp.15 milyar untuk lahan 60 Hektar

6 point penting dalam Program Kartu Petani Manduri Plus:
1. Mendapatkan bantuan modal maksimal Rp 10 juta Bagi setiap Rumah TanggaPetani.
2. Mendukung akses prioritas pelatihan dan pengembangan usaha di Balai Latihan Kerja bagi Petani.

Mendukung
3. Mendapatkan subsidi untuk pembelian pupuk, bibit dan pakan ternak bagi Petani
4. Mendukung jaminan pembelian hasil pertanian bekerjasama dengan BUMDes dan BUMD bagi petani
5. Mendukung asuransi gagal panen Mendapatkan 100% Premi bagi petani (AUTP) sebesar Rp. 2,5 Juta per hectare

Mendukung
6. Beasiswa untuk anak petani yang berprestasi

Sumber: Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro

Loading...