Bupati Bojonegoro: Tahun 2019 Bakal Prioritaskan Pembangunan di Wilayah Zona III

0 236

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Pembinaan Aparatur Pemerintah Desa di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, terus dilakukan. Kali ini, giliran Aparatur Pemerintah desa di wilayah Kecamatan Tambakrejo, yang mendapatkan pembinaan guna peningkatan kapasitas aparatur Pemerintah Desa tersebut. Acara digelar di Pendopo Kecamatan Tambakrejo, Rabu (26/12/2018).

Berkenan hadir dan memberikan sambutan Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, dengan didampingi Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Drs Budi Irawanto,M.Pd, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli,SIK,MH,M.Si dan Dandim Letkol Arh Redinal Dewanto,S.Sos.

Hadir pula, Ketua DPRD Bojonegoro Sigit Kushariyanto, Kabag Pembangunan Masirin, Kepala UPTD PU Bina Marga Wilayah Tambakrejo Fajar Nurizki, Kasat Pol PP Kabupaten Bojonegoro Ahmad Gunawan dan Plt DPMD Bojonegoro Moch. Chosim, serta undangan lainnya.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam kata sambutannya mengatakan, bahwa Zona Jauh dengan jangkauan informasi dan jangkauan target agar masyarakat datang, hal ini seperti dengan posisi wilayah Tambakrejo, yang berada di Zona III yang merupakan wilayah yang kondisinya sangat memperihatinkan sehingga perlu diperhatikan dan diprioritaskan dalam pembangunan di tahun 2019 mendatang.

“Percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Bojonegoro tahun 2019, akan kami fokuskan pada pembangunan di wilayah Zona III sebab zona ini merupakan penyumbang angka kemiskinan yang tinggi, yaitu Indek Pembangunan Manusia (IPM) di daerah tersebut sangat rendah. Hal itu, disebabkan akses informasi yang kurang karena berada di wilayahnya sekitar hutan. Dimana, Kecamatan Tambakrejo itu, berada di Zona III yang perlu memperoleh perhatian yang serius dalam hal pembanguannya,” ungkap Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, Rabu (26/12/2018).

Dalam Kesempatan yang sama Bu Anna – demikian, Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, akrab disapa – mengatakan agar seluruh aparatur pemerintah desa memahami Undang-undang dan aturan-aturan yang ada sehingga dapat melaksanakan tugas untuk membangun dan melayani masyarakat di wilayahnya dengan baik.

Ditambahkan Bu Anna, dalam pemerintahan yang dijalankannya bersama Mas Wawan – demikian, panggilan akrab Wabup Bojonegoro Drs Budi Irawanto,M.Pd, menegaskan bahwa program prioritas pembangunan jalan, jembatan dan ditambah Lampu Penerangan Jalan, bakal diselesaikan 3 (tiga) tahun anggaran, yaitu paling akhir akan diselesaikan hingga tahun anggaran 2021.

“17 Program yang pernah kami sampaikan dalam kampanye Pilkada 2018, sudah kami tuangkan dalam RPJMD sehingga semua program akan kami lakukan dalam waktu 5 (lima) tahun anggaran,” tegas Bu Anna.

Sebelumnya, Sekcam Tambakrejo Zenny Bahtiyar dalam sambutan selamat datang menyampaikan bahwa acara pembinaan aparatur pemerintah desa yang digelar tersebut mengandung maksud agar para aparatur pemerintah desa yang ada di wilayah Kecamatan Tambakrejo ini bisa menyamakan persepsi dalam rangka mensukseskan program Pemkab Bojonegoro.

“Makanya, kita perlu mendengarakan arahan dan pembinaan langsung dari Ibu Bupati Bojonegoro dan Forpimda yang bakal tampil memberikan materinya. Hal itu, akan sangat bermanfaat bagi kami dalam meningkatkan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada Masyarakat,” ungkap Sekcam Tambakrejo Zenny Bahtiyar.

Ditambahkan, dirinya menyampaikan, Desa Kacangan, Kecamatan Tambakrejo, masuk 8 besar dalam Inventarisasi Implementasi layanan informasi dan transparansi pemerintah desa, dalam kategori 1 Pelayanan Informasi dan Transparansi Publik, Kategori 2 Teknologi Informasi (website).

Hadir pula, Kapolsek Tambakrejo AKP Mochtarom, Danramil Tambakrejo Kapten Inf Lugiantoro, Para Kepala Desa Se- Kecamatan Tambakrejo, Perangkat desa Se-Kecamatan Tambakrejo, Ketua TP PKK Se-Kecamatan Tambakrejo, Ketua BPD Se-Kecamatan Tambakrejo, Ketua Karang Taruna, Kepala Sekolah SMP/ MA, Tokoh Masyarakat, Tokoh agama, UPTD Pertanian, UPTD Puskesmas, Ketua BUMDes dan undangan lainnya.

**(Yan/Red).