Bupati Bojonegoro Sampaikan Sambutan di Acara Pendidikan Politik Masyarakat bagi Generasi Muda, di Pendopo Kecamatan Balen

0 125

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Di tahun 2019 ini, Bangsa Indonesia memiliki gawe besar yaitu adanya pelaksanaan Pemilu 2019. Dimana, dalam Pemilu 2019 ini, ada pemilihan presiden – wakil presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg).

Kondisi itu membut tahun 2019 dinamankan tahun politik. Oleh sebab itu, semua pihak harus turut mensukseskan pesta demokrasi itu. Termasuk, Pemkab Bojonegoro melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur.

Guna mensukseskan pesta demokrasi tersebut, Bakesbangpol Bojonegoro menggelar Pendidikan Politik Masyarakat bagi Generasi Muda di Tahun 2019, yang digelar di Pendopo Kecamatan Balen, Bojonegoro, Selasa (22/1/2019).

Tampak hadir Camat Balen Djuwono Poerwiyantor dan Forpimka Kecamatan Balen, Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan warga Balen yang memadati Pendopo Kecamatan Balen itu mengambil thema “Pemilih Cerdas Mewujudkan Pemilu 2019 yang berkualitas dan bermartabat”.

Kepala Bakesbang Kabupaten Bojonegoro Kusbianto, menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan pendidikan politik bagi masyarakat dan generasi muda ini, bertujuan untuk memback-up kegiatan KPU Kabupaten Bojonegoro guna turut mensukseskan Pemilu yang bakal dihelat tanggal 17 april 2019 mendatang.

Masih menurut Kusbiyanto, Bakesbang turut melakukan sosialisasi kepada masyarakat, dengan memberikan pembelajaran kepada masyarakat tentang bagaimana mengikuti Pemilu 2019.

Tampak, warga Balen yang hadir di acara Pendidikan Politik Masyarakat bagi Generasi Muda di Tahun 2019, yang digelar di Pendopo Kecamatan Balen, Bojonegoro, Selasa (22/1/2019).

“Dalam Pemilu 2019 ini, antara Pilpres dan Pileg bareng. Sehingga, masyarakat sebagai pemilih akan mencoblos caleg DPRD Bojonegoro, DPRD Provinsi Jawa timur, DPR RI dan DPD (Dewan Perwakilan Daerah). Selain itu, juga mencoblos calon presiden – wakil presiden,” ungkap pria yang akrab disapa Pak Ku situ.

Ditambahkan, bahwa mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya selain menjadi kwajiban KPU Kabupaten Bojonegoro, juga menjadi tanggung jawa Bakesangpol dan juga masyarakat secara keseluruhan.

“Selain KPU, Bakesbangpol juga akan ada relawan yang membantu untuk sosialisasi tentang pemilu,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, yang berkenan hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa sosialisasi mengenai pemilu 2019 sangat penting dan masyarakat harus memahami sehingga bisa menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019 yang bakal digelar 17 April 2019.

“Menjadi tugas pemerintah juga untuk memberikan pendidikan politik agar masyarakat melek politik. Sehingga masyarakat bisa memahami bagaimana cara menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi pilpres dan pileg ini,” ujar bupati wanita pertama di Kota Ledre ini.

Diungkapkan oleh Bu Anna – demikian, Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, akrab disapa – pemilu 2019 beda dengan Pilkada 2018 silam.

“Untuk Pilkada ada foto calon bupati – wakil bupati. Sedangkan, untuk Pileg tak disertai foto dan hanya mencoblos nama calenya saja,” pungkas Bu Anna.

**(Kis/Red).