Bupati Bojonegoro Kunjungi Pelatihan Olahan Pangan Pasca Panen Jambu Merah, di Desa Kalangan, Margomulyo

0 73

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, gelar acara pelatihan olahan pangan Pasca Panen Jambu Merah, yang berada di Desa Kalangan, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro, Senin, (10/12/2018).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bojonegoro, Suharto menyampaikan bahwa pelatihan bertujuan untuk mendorong desa Kalangan yang merupakan desa Agropolitan dan merupakan desa Angro Wisata Jambu Merah, yang ada di Bumi Angling Dharma itu.

“Guna mewujudkan Desa Kalangan menjadi agro wisata jambu merah tersebut, rencananya jambu merah bakal ditanam di lahan seluas 90 hektar. Hingga saat ini, sudah berhasil ditanam dilahan seluas 42 hektar dengan 16 ribu batang,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bojonegoro, Suharto.

Salah satu tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan konsumsi pangan lokal, menurunkan konsumsi beras memenuhi pola konsumsi yang beragam, bergizi, seimbang dan aman atau yang dikenal dengan B2SA.

Tampak, peserta pelatihan olahan pangan Pasca Panen Jambu Merah, yang berada di Desa Kalangan, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro, Senin, (10/12/2018).

“Salah satu tujuannya adalah untuk mengembangkan usaha olahan pangan lokal untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” ungkap kadis yang akrab disapa Pak Harto itu.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’ awanah dalam kata sambutannya mengatakan bahwa paling tidak lahan harus ditanami 90 persen supaya KK yang ada di desa kalangan itu tertangani dengan baik.

Masih menurut Bu Anna, – Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’ awanah, akrab disapa – agar Dinas Ketahanan Pangan segera mensosialisasikan tentang Security Food seperti contohnya buah pisang diambil ketika belum matang dan dimatangkan dengan cara bantuan dari karbit, itu merupakan makanan yang tidak baik untuk kesehatan.

Selain itu, bagi yang mempunyai industri rumahan agar mendaftarkan number IRT ( Industri Rumah Tangga ) melalui Dinas Kesehatan karena dalam waktu dekat akan dikeluarkan Perbup supaya supermarket-supermarket yang dijual 50 persen adalah komponen dari industri lokal.

Camat Margomulyo Kasmari mengatakan bahwa dengan Pelatihan Olahan Jambu Merah dapatnya memberi manfaat serta meningkatkan pendapatan dan Taraf perekonomian Masyarakat Desa Kalangan.

“Hal itu sejalan dengan Visi Misi Bupati Bojonegoro yaitu menjadikan Bojonegoro sumber ekonomi kerakyatan dengan misi mewujudkan peningkatan kesejahteraan berbasis ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif,” tegas Camat Margomulyo Kasmari, Senin (10/12/2018).

Dalam acara pelatihan olahan dihadiri Kepala desa beserta perangkatnya Se- Kecamatan Margomulyo, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Forpimka, para peserta Pelatihan, Wali Amanah, Bidan desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, BPD, Ketua RT, Ketua RW serta undangan lainnya.

**(Yan/Red).