Bupati Bojonegoro Hadiri Work Shop Optimalisasi Managemen Sumber Daya Berbasis Good Governance, di Jakarta

63

JAKARTA (RAKYAT INDEPENDEN) – Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, menghadiri acara Work Shop Optimalisasi Managemen Sumber Daya Berbasis Good Governance untuk Peningkatan Kesejahteraan Daerah, yang digelar di Auditorium Nurcholis Madjid Universitas Paramadina, Jakarta, Senin (25/3/2019).

Acara yang gelar oleh KPK bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri, Ford Foundation dan Universitas Paramadina Jakarta itu, sebagai sarana untuk memberikan pemahaman tentang adanya mata kuliah anti korupsi yang sudah berjalan selama 10 tahun di Universitas Paramadina Jakarta tersebut.

Dalam kata sambutanya Rektor Universitas Paramadina Jakarta Prof Firmansyah Rektor Universitas Paramadina Jakarta mengatakan bahwa Universitas Paramadina Jakarta merupakan salah satu universitas yang mewajibkan mata kuliah Anti Korupsi sebanyak 2 Sks dan sudah diterapkan 10 tahun dan akan ditingkatkan menjadi 3 Sks.

“Korupsi yang cukup tinggi bisa menyebabkan adanya High Cost Operasional,” ujarnya.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam menyampaikan materinya mengatakan bahwa KPK ingin membantu Kepala daerah, tentang apa yang menghambat Bupati/Walikota dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat tanpa adanya korupsi, pemerintahan berbasis Good Governance,” terangnya.

Lanjut Alexander Marwata, bahwa korupsi menurunkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan alokasi pembelanjaan publik berdasarkan kebutuhan publik dan bukan keinginan lembaga lembaga dalam penyusunan anggaran, ” katanya,  di hadapan 39 Bupati/Walikota yang hadir dalam acara tersebut.

Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah melalui Kabag Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro Heru Sugiharto mengatakan bahwa pihkanya mendukung apa yang disampaikan KPK dalam meningkatkan sumber daya berbasis Good Governance.

“Dengan Good Gonernance maka Pemkab  Bojonegoro bisa membangun daerahnya, pemerintahan Bojonegoro yang bersih, produktif dan punya daya saing dengan kamampuan SDM ASN yang mumpuni,

Turut, mendampingi Bupati Bojonegoro, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro Heru Sugiharto, Kepala Bappeda Nyoman Sudana dan Kepala BPKAD Ibnu Soeyoti.

**(Kis/Red).

Loading...

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More

Privacy & Cookies Policy