Bermain Dayung di Bengawan Solo, Seorang Remaja Asal Panjunan, Kalitidu Ini, Tewas Tenggelam

219

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN)- Nasib nahas dialami oleh seorang remaja bernama Abdul Aziz (16) asal Desa Panjunan RT 04 RW 02, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, yang ditemukan sudah tak bernyawa lagi alias meninggal dunia akibat tenggelam di Aliran Sungai Bengawan solo, yang berada di desa setempat, Selasa (3/9/2019).

Peristiwa itu berawal saat korban bersama teman-temannya, yakni Riski (16), Nuril (18), Joko Tole (17), Dani (17) bersama naik perahu (praon Jawa red) dari selatan di dayung ke utara. Selanjutnya, mereka mendayung kembali ke selatan dan menurunkan jangkar untuk memarkir perahunya dan turun dengan berenang yang berjarak sekitar 50 meter dari bibir sungai.

Selanjutnya Nuril, Dani dan Joko Tole berenang bersamaan menuju ke tepi sungai dengan cara berenang. Setelah itu Abdul Aziz dan Riski menyusul berenang menuju ke tepi sungai. Diduga saat berenang itu korban kehabisan nafas hingga membuatnya tenggelam.

Kapolsek Kalitidu AKP Syaiban Rahmad kepada para awak media membenarkan adanya kejadian tenggelamnya seorang remaja bernama Abdul Aziz Desa Panjunan RT 04 RW 02, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, yang ditemukan sudah tak bernyawa lagi alias meninggal dunia akibat tenggelam di Aliran Sungai Bengawan solo, di desa setempat, Selasa (3/9/2019).

Berdasarkan keterangan saksi dalam kejadian tersebut menyebutkan bahwa saat korban berenang hendak menepi diduga korban kehabisan nafas sehingga yang bersangkutan terseret aliran Bengawan solo itu.

Loading...

“Korban sempat meraih kepala Riski memberi tanda untuk minta pertolongan, namun Riski tak berhasil menolongnya dan korban terburu terbawa arus Bengawan solo yang melintasi Desa Panjunan Kalitidu itu. Sehingga Riski dan teman-temanya berteriak minta tolong ke warga sekitar,” ujar Kapolsek Kalitidu AKP Syaiban Rahmad.

Masih menurut Syabain Rahmad menambahkan, selain 4 teman korban masih ada 2 saksi yang mengetahui kejadian itu, yakni, Bima Gayuh M (35) Rinto (25).

“Korban ditemukan sekira pukul 19:30 WIB, dalam keadaan sudah meninggal dunia,” ungkap Syabain Rahmad.

Selanjutnya, jasad korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dilakukan pemeriksaan luar. Kemudian oleh ahli waris dan tetangga sekitar ,korban langsung dikebumikan.

**(Kis/Red).

Loading...

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More