Bayi Yang Sebelumnya Ditemukan di Depan Warung di Banjarsari Itu, Hari ini Dikirm Ke Dinsos Provinsi Jatim

72

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Bayi yang ditemukan di depan sebuah warung di Jalan Jalan Letda Sutjipto, Dusun Brangkal, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Kamis (2/8/2018) lalu. Mendapatkan perhatian dari Plt Ketua PKK Kabupaten Bojonegoro Ny Narty Suprianto,SE.

Bu Narty – demikian, istri Bupati Bojonegoro DR Suprianto,SH,MH, akrab disapa – jenguk bayi malang itu. Begitu turun dari mobil langsung menghampri bayi mungil yang digendong oeh seorang bidan Puskesmas Pembantu Banjarsari yang bernama Nurul.

Dia menyempatkan diri, menggendong bayi mungil berjenis kelamin perempuan itu. Saat menggendong bayi, Ny Narti melantunan doa agar anak yang digendong itu bisa menjadia anak yang selalu dicintai dan selalu beruntung. Sambil diamini, para pegawai Puskesmas dan rombongan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bojonegoro itu, Kamis (9/8/2018).

Kepada Ny Narty Suprianto, menyampaikan keinginannya untuk merawat bayi mungil yang diduga dibuang oleh orang tuanya itu. Dia ingin merawat bayi tersebut anak sulungnya sudah jatuh cinta pada dedek bayi tersebut.

“Kalau diperkenankan, saya mohon agar diperkenankan untuk merawat bayi ini. Walaupun saya sudah memiliki 2 anak, namun saya bersedia menjadi ibu dari anak yang ditemukan itu,” ujarnya dihadapan orang nomor satu di TP PKK Kabupaten Bojonegoro itu.

Dalam kesempatan yang sama, seorang Kabid di Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Dwi Herningsih menuturkan bahwa bayi mungil itu akan dijemput oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Jum’at (10/8/2018) untuk dirawat di sana.

“Bayi temuan itu, bakal kita lepas untuk dirawat oleh Dinsos Provinsi Jawa timur, sebab Pemkab Bojonegoro tidak memiliki fasilitas untuk merawat bayi. Selain itu, hingga saat ini status sang anak adalah anak negara,” ungkap Mbak Dwi.

Terkait keinginan Nurul untuk merawat bayi tersebut, pihaknya menyampaiakan hngga saat ini banyak sekali warga yang ingin merawat atau mengadopsi bayi tersebut.

“Jika hendak mengadopsi bayi tersebut, haruslah melalui prosedur yang ada, diantaranya, mereka harus sudah menikah, memiliki penghasilan dan pekerjaan, dan masih banyak persyaratan lainnya. Tentang siapa yang berhak mengadopsi, keputusan ada ditangan Pengadilan dan Dinas sosial setempat,” ujarnya.

Kepada Ny Narty, ibu-ibu yang pengen mengadopsi dan berkumpul di rumah Nurul yang berada di samping balai desa Banjarsari itu, berharap agar bayi tetap di rawat di situ, sehingg bisa di rawat secara bersama-sama.

Dalam kesempatan yang sama, Plt Ketua TP PKK Bojonegoro Ny Narty Suprianto, berkenan menyerhkan santunan kepada bayi, dengan memberikan kelengkapan bayi, susu dan lainnya. Bantuan diserahkan langsung kepada keluarga yang merawat bayi tersebut.

**(Kis/Red).