Bawaslu Bojonegoro Bakal Tindak Tegas Pelanggaran di Hari Tenang Jelang Pemilu 2019

238

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Tahapan Pemilu 2019 telah memasuki hari teraakhir masa kampanye, Sabtu (13/4/2019). Hal itu, sesuai dengan tahapan Pemilu 2019, yang direlease oleh KPU RI.

Dimana, masa kampanye digelar sejak 23 September 2018 hingga berakhir 13 April 2019. Baik, kampanye calon angota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, DPD serta Pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Selanjutnya, untuk Hari Tenang dimulai sejak Minggu tanggal 14 April 2019 hingga Selasa tanggal 16 April 2019. Sedangkan, hari pemungutan suara atau coblosan digelar Rabu tanggal 17 April 2019.

Dalam menyambut datangnya hari tenang Pemilu 2019, yang berakhir Sabtu (13/4/2019) malam, atau Minggu (14/4/2019) yang dimulai pukul 00:00 WIB, Bawaslu Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, bersiap melakukan pembersihan alat peraga kampanye (APK), yang berada di wilayahnya.

Ketua Bawaslu Bojonegoro M. Zaenuri melalui Komisoner penindakan Dian Widodo mengatakan, untuk hari tenang menyambut Pemilu 2019, pihaknya telah berkirim surat ke masing-masing pimpinan partai politik (parpol) yang ada di Bojonegoro ini.

“Tak hanya berkirim surat ke masing-masing parpol, tapi Bawaslu Bojonegoro juga sudah mengundang perwakilan parpol untuk rapat koordinasi, guna menyampaikan tentang masa berakhirnya kampanye Sabtu (13/4/2019) dan besok Minggu 14 April sudah memasuki masa hari tenang,” ujar pria yang akrab disapa Mas Dian itu, Sabtu (13/4/2019) pagi.

Masih menurut Mas Dian, tentunya dengan masa tenang itu, semua parpol harus menyampaikan ke para caleg dan kader partai agar tak lagi melaksanakan aktifitas kampanye. Termasuk dengan membersihkan alat peraga kampanye sebelum pukul 00:00 WIB Minggu (14/4/2019).

“Jika malam ini (Sabtu, 13/4/2019) di pukul 24:00 atau pukul 00:00 WIB, alat peraga kampanye, baik baliho, spanduk, leaflet, bendera dan lainya belum diambil oleh caleg atau partai pengusung maka Bawaslu Bojonegoro akan melakukan tindakan dengan melaksanakan pembersihan alat peraga kampanye tersebut,” tegasnya.

Pihak Bawaslu Bojonegoro, akan menugaskan Panwas dan bekerjasama dengan personil Satpol PP yang ada di 28 Kecamatan yang berada di Wilayah Kabupaten Bojonegoro, untuk membersihkan semua alat peraga kampanye itu. Sehingga, di hari tenang, semua APK harus sudah bersih dan tak tersisa lagi di Bumi Angling Dharma ini.

Lanjut Mas Dian, dengan masa tenang itu, maka semua aktifitas kampanye tak diperbolehkan lagi alias dilarang. Jika ada yang melanggar maka pihak Bawaslu Bojonegoro bersama Sentra Gakumdu akan memproses pelanggaran tersebut sesuai dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017.

“Kami (Bawaslu) bakal tindak tegas Pelanggaran di hari tenang, termasuk adanya dugaan money politic alias politik uang, juga akan dilakukan penindakan sesuai dengan aturan yang berlaku. Hal itu dimaksudkan agar tak mencederai gelaran demokrasi dalam Pemilu 2019 ini,” kata Mas Dian sambil berharap.

**(Kis/Red).