Akibat Diterjang Angin Kencang, 2 Kandang Ayam Ambruk, di Buntalan, Temayang

0 170

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Hujan lebat yang disertai angin kencang yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, mengakibatkan adanya pohon tumbang hingga terdapat kandang ayam potong ambruk, Sabtu (2/3/2019).

Pohon tumbang, sempat menutup akses Jalan poros desa, turut Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Bojonegoro, Sabtu (2/3/2019) sekira pukul 14:25 WIB.

Selain itu, terdapat 2 (dua) kandang ayam potong ambruk, yang terletak di tengah persawahan, turut RT 008, RW 002, Desa Buntalan, Kecamatan Temayang, Bojonegoro. Dimana, kandang ayam tersebut, milik Nuswantoro (47) seorang warga Dusun Sampang, Desa Buntalan, RT 004, RT 001, Kecamatan Temayang, Bojonegoro, Sabtu (2/3/2019) sekira pukul 14:30 WIB.

Plt Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Bojonegoro Nadhif Ulfia, kepada para awak media membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan Tim URC (Unit Reaksi Cepat) untuk membantu dan melakukan pemotongan pohon tumbang tersebut dengan dibantu warga setempat.

“Beruntung, tak ada korban dalam kejadian tersebut,” ungkap wanita yang akrab dipanggil Mbah Ulfa itu.

Saat ditanya, apakah pemilik kandang ayam itu dapat santunan apa tidak dari Pemkab Bojonegoro, dijawab tidak dapat.

“Yang berhak mendaat santunan itu jika rumah hunian yang roboh. Hal itu sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Bojonegoro Nomor 49 Tahun 2017,” ungkapnya.

Masih menurut Mbah Ulfa, rumah hunian yang terkena musibah dengan kondisi rusak ringan memperoleh santunan sebesar Rp 500 ribu, rusak sedang Rp 1 juta 500 ribu, rusak berat Rp 2 juta 500 ribu dan rusak sangat berat santunannya Rp 5 juta.

Baca Juga  12 Parpol Terima Nama-nama DCS Untuk Caleg DPRD Kabupaten Bojonegoro

“Untuk orang tenggelam dan disambar petir masing-masing terima santunan terima santunan sebesar 2,5 juta,” katanya menjlentrehkan.

Berdasarkan pantauan rakyatindependen.co.id, kondisi kandang ayam milik Nuswantoro seorang mantan anggota DPRD Bojonegoro dari Fraksi PDI Perjuangan itu, berada di tengah-tengah persawahan yang berada di timur desa tersebut tak dilindungi dengan pepohonan (tangkis, Jawa red).

Hal itu, mengakibatkan bangunan sangat menghawatirkan jika sewaktu-waktu turun hujan dengan disertai angin kencang. Kandang ayam milik calon legislatif (caleg) PDIP itu, bisa diterjang angin kencang hingga mengakibatkan bangunan kandang yang terbuat dari kayu dengan atap seng itu ambruk dan rata dengan tanah.

**(Kis/Red).