4 Rumah Alami Kebakaran Diduga Akibat Konsleting Listrik, di Sidomulyo, Kedungadem

139

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Musibah kebakaran kembali menimpa warga di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur. Kali ini, kebakaran menimpa 4 (empat) rumah milik warga Dusun Sanggar, Desa Sidomulyo, RT 028,  RW 008, Kecamatan Keduangadem, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (8/6/2019) sekira pukul 18:15 WIB.

Empat rumah warga yang mengalami musibah kebakaran yakni, rumah milik Zaeni (33), rumah milik Sirno (41), rumah milik Joko Sunti (45) dan rumah milik Surip (55).

Kejadian kebakaran tersebut, dilaporkan oleh petugas piket ke Pos Kedungadem Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro sekira pukul 09:10 WIB, dan mobil damkar beserta personilnya tiba di Lokasi kejadian sekira pukul 09:18 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro Andik Sujarwo melalui Kabid Pemadaman Sukirno membenarkan adanya musibah kebakaran yang dialami oleh 4 (empat) rumah milik warga Dusun Sanggar, Desa Sidomulyo, RT 028,  RW 008, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (8/6/2019) sekira pukul 18:15 WIB.

“Guna memadamkan kebakaran yang diduga diakibatkan konsleting listrik itu, dikerahkan 4 (empat) unit mobil Damkar dengan 13 personil yang berasal dari Pos Kedungadem dan dari Pos Pembantu Baureno. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 11:40 WIB,” ungkap pria yang biasa disapa Mas Kirno itu, serius.

Beruntung, tak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut. Hanya saja, korban mengalami kerugian materi (kermat) sebesar Rp 225 juta

“Kebakaran diduga akibat hubungan pendek arus listrik alias konsleting yang membuat 4 rumah alami kebakaran. Musibah kebakaran berasal dari Rumah Sirno kemudian menjalar ke rumah Zaini hingga ke rumah Joko Sunti dan Surip sebab rumah mereka berhimpitan,”  kata Mas Kirno menegaskan.

Adapun kerugian, di rumah Zaini ditaksir mencaapai angka Rp 100 juta yang meliputi rumah semi permanen, dinding kayu ukuran 11 x 9 meter dan perabot rumah tangga serta gabah 15 Zak.

Kerugian dialami Sirno ditaksir mencapai angka Rp 75 Juta, meliputi rumah semi permanen ukuran 5 x 12 dan perabot rumah tangga yang turut hangus terbakar.

Kerugian dialami oleh Joko Sunti dengan angka sebesar Rp. 40 juta, sebuah rumah semi permanen ukuran  9 x 9 meter dan perabot rumah tangga. Hanya saja, rumah yang terbakar sekitar 50% sedangkan yang 50% berhasil diselamatkan.

Kerugian dialami oleh Surip yaitu sebesar Rp 40 Juta, yang meliputi rumah semi permanen dan perabot rumah tangga dan gabah sebanyak 47 zak. Rumah ini terbakar hingga sekitar 60%.  

“Diantara 4 (empat) korban, yang paling mengalami kesusahan adalah Surip sebab dia hendak punya hajat menantu dan waktunya tinggal 2 hari lagi,” ungkapnya.  

Turut membantu pemadaman, URC (Unit Reaksi Cepat) BPBD Bojonegoro, anggota Polsek Keduangadem, anggota Koramil Kedungadem dan anggota Satpol PP Kantor Kecamatan Kedungadem serta warga sekitar.

**(Kis/Red).

Loading...

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More

Privacy & Cookies Policy