Mengenal Lebih Dekat, DR Hj Anna Mu’awanah – Drs H Budi Irawanto,M.Pd Oleh: Sukisno

1,011

Pilkada Bojonegoro 2018, telah berhasil mengantarkan pasangan calon (paslon) Bupati – Wakil bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah – Drs H Budi Irawanto,M.Pd, memenangkan pesta demokrasi tersebut dan berhak menduduki kursi S-1 dan S-2, untuk periode 2018 – 2023.

Pasangan calon (paslon) Bupati – Wakil Bupati Bojonegoro Dr Hj Anna Muawanah – Drs H Budi Irawanto,M.Pd, berhasil mengantongi suara terbanyak dan oleh KPU Kabupaten Bojonegoro telah ditetapkan sebagai pemenang Pemilihan Bupati – Wakil Bupati Bojonegoro di Pilkada Bojonegoro 2018.

Sosok Bupati Bojonegoro terpilih Hj Anna Mu’awanah yang lulus Program Doktoral Program Study Lingkungan Universitas Negeri Jakarta itu, sebelumnya telah mewakili sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) IX yakni Kabupaten Bojonegoro dan Tuban selama 3 (tiga) periode. Hanya saja, di periode ketiga ini, karier Bu Anna – demikian, panggilan akrab DR Hj Anna Mu’awanah – harus terhenti sebab dirinya telah mengundurkan diri dari anggota DPR RI saat mencalonkan diri sebagai Bupati Bojonegoro yang berpasangan dengan Wakil Bupati Bojoneoro terpilih Drs H Budi Irawanto,M.Pd dalam laga Pilkada 2018 ini.

Mungkin, karena kesibukannya harus mondar-mandir ke Bojonegoro – Tuban – Jakarta, membuat wanita yang lahir di Tuban 3 Februari 1968 silam itu, tak memiliki banyak waktu untuk bertemu dengan warga Bojonegoro yang diwakilinya. Sehingga, banyak warga di Kota Ledre ini, yang belum mengenalnya.

Dalam waktu senggangnya Bu Anna selalu mengunjungi konstituennya di Kota Ledre, hal itu dilakukan saat ada pertemuan di DPC PKB Bojonegoro, reses di 5 (lima) Dapil yang ada di wilayah Kabupaten Bojonegoro tersebut.

Penulis, ingin sedikit memberikan informasi dan gambaran tentang sosok Bupati Bojonegoro terpilih DR Hj Anna Mu’awanah. Isteri Ali Duppa seorang pengusaha yang tinggal di Jalan Pulomas Raya nomor 65, RT 002, RW 012, Kelurahan Kayu putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta timur itu, mengawali karier politiknya di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Pemilu legislatif (Pileg) dalam Pilkada 2004 silam. Bu Anna terpilih sebagai anggota DPR RI untuk periode 2004 – 2009.

Amanah warga dapil IX kembali di arahkan kembali ke Bu Anna sebab dalam Pileg 2009, Bu Anna kembali terpilih kembali menjadi anggota DPR RI untuk periode 2009 – 2014. Selanjutnya, wanita yang sering blusukan ke desa-desa di wilayah Bojonegoro itu juga terpilih kembali menjadi anggota DPR RI untuk periode 2014 – 2019.

Hanya saja, di tahun 2018 ini, Bu Anna mengundurkan diri dari jabatan wakil rakyat itu, untuk mencalonkan diri sebagai calon bupati (cabup) Bojonegoro, yang berlangsung 27 Juni 2018 lalu. Beruntung, DR Hj Anna Mu’awanah – Drs H Budi Irawanto,M.Pd dipercaya oleh masyarakat di wilayah Kabupaten Bojonegoro untuk menjabat sebagai bupati – wakil bupati Bojonegoro untuk periode 5 (lima) tahun ke depan.

Ibu dari tiga anak hasil pernikahannya dengan seorang pengusaha nasional Ali Duppa itu, juga dikenal dekat dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Bojonegoro, sehingga Bu Anna memperoleh dukungan dari ormas terbesar di Kota Minyak itu. Hingga mengantarkan Bu Anna sebagai Bupati Bojonegoro terpilih dengan didampingi oleh Drs H Budi Irawanto,M.Pd atau yang akrab disapa Mas Wawan itu.

Paslon yang didukung koalisi PKB, PDI Perjuangan dan PKP Indonesia, sangan dekat dengan warga NU Bojonegoro itu, disebabkan dia lahir dari keluarga Nahdliyin dan dibesarkan di lingkungan NU. Bu Anna juga berada dalam kepengurusan Muslimat NU Pusat yang dipercaya sebagai Wakil sekretaris Pengurus Pusat Muslimat NU periode 2016 – 2021. Pernah menjabat sebagai Ketua Induk Koperasi An – Nisa’ Muslimat NU periode 2015 – 2018.

Tak hanya aktif di ormas, nama DR Hj Anna Mu’awanah juga dikenal sebagai seorang pengusaha sebab dirinya menjabat sebagai Komisaris di PT. Sinarindo Megah Perkasa (distributor besi) dan PT. Sinar Katel Perkasa (peternakan) dan Direktur Utama di PT. Fortuna Megah Perkasa (peternakan sapi qurban). Karena aktif sebagai pengusaha itu membuat Bu Anna dipercaya sebagai Ketua Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Pusat untuk periode 2011 – 2016.

Selama menjadi legislator sejak 2004, Bu Anna sudah bertugas di berbagai Komisi. Bu Anna pernah bertugas di Komisi XI (keuangan dan perbankan) dan mencetak rekam jejak sebagai Anggota Panitia Khusus (Pansus) Bail Out Bank Century; di Komisi IV (pertanian, kehutanan, perikanan dan pangan) sebagai Wakil Ketua Komisi IV; dan Komisi IX (tenaga kerja, transmigrasi dan kesehatan).

Pada masa kerja 2014-2019 Bu Anna duduk kembali di Komisi XI yang membidangi keuangan, perencanaan pembangunan dan perbankan. Pada Juli 2016, Bu Anna dipindahkan bertugas di Komisi I. Selanjutnya di 2018 Bu Anna mengundurkan diri dari Senayan dan digantikan oleh Lukamanul Khakim.

Bu Anna memiliki pengalaman kerja di Komisi XI DPR RI yang membidangi soal Keuangan dan Perbankan. Kalau mitra kerja diantaranya Menteri Keuangan, BAPPENAS, BPKP, BPS, BPK, Bank Indonesia, OJK, LPS dan lainnya. Bekal pengalaman sebagai wakil rakyat itu, akan membawa Bu Anna untuk membangun dan melayani masyarakat Bojonegoro yang lebih baik lagi.

Bu Anna bakal memimpin Kabupaten Bojonegoro dengan didampingi wakilnya Drs H Budi Irawanto,M.Pd atau Mas Wawan yang juga politisi PDI Perjuangan itu. Sehingga, dipundaknya kini digantungkan nasib atas maju mundurnya Kabupaten Bojonegoro untuk 5 (lima) tahun ke depan.

Ibunya Bu Anna adalah putra Mbah Harun (almarhum) asal Desa Panjunan, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro. Sedangkan, canggahnya Bu Anna adalah KH Ma’ruf (almarhum) asal Padangan, Bojonegoro. Sehingga Bu Anna banyak memiliki keluarga di Bojonegoro wilayah barat, yakni di Desa Sumberjo Kecamatan Malo, Desa Panjunan Kecamatan Kalitidu, dan desa – desa di wilayah Kecamatan Padangan dan sekitarnya.

Apalagi, Bu Anna didampingi Wakil Bupati Bojonegoro Mas Wawan yang asli Cah Bojonegoro. Sejak kecil hingga menikah dengan Dr Endah Wahyu Utami (50) dan telah 2 anak perempuan itu, Mas Wawan tinggal dan hidup di Kota Bojonegoro ini.

Karier politiknya Budi Irawanto yang lahir di Bojonegoro 9 Oktober 1967 silam itu, dipercaya menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro selama 3 (tiga) periode, yakni sejak 2005 hingga 2020 mendatang.

Pria lulusan S-2 Unipa Surabaya tahun 2002, yang tinggal di Jalan Ade Irma Suryani Nasution nomor 16, Kelurahan Sumbang, Kecamatan Kota Bojonegoro itu, sebelumnya juga yang menjabat sebagai Kepala sekolah SMK PGRI 2 Bojonegoro dan Rektor IKIP PGRI Bojonegoro. Kini, Mas Wawan aktif sebagai Ketua Indonesia Offroad Federation (IOF) Cabang Bojonegoro.

Terpilihnya Bupati – Wakil Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah – Drs H Budi Irawanto,M.Pd, memberikan harapan baru dan semangat baru bagi warga Bojonegoro Dengan 17 Program Ngayomi – Ngopeni itu.

Terpilihnya Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah – Wakil Bupati Bojonegoro Drs H Budi Irawanto,M.Pd, bisa dibilang kemenangan rakyat. Sebab, mereka menang dengan selisih 5 persen atau selisih sekitar 38 ribu lebih jika dibanding dengan paslon yang memperoleh dukungan di urutan kedua.

Sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Bojonegoro ini, penulis juga memiliki harapan yang sangat besar agar Bu Anna – Mas Wawan merealiasikan 17 program Ngayomi Ngopeni agar bisa membangun dan melayani masyarakat Bojonegoro dengan lebih baik lagi.

Visi misi Ngayomi Ngopeni harus dijadikan rencana atau program untuk menuju kesejahteraan masyarakat Bojonegoro. Visi misi bukanlah hanya slogan semata sehingga janganlah visi misi itu hanya dijadikan pencitraan saja, seperti halnya yang dilakukan bupati sebelumnya.

Masyarakat Bojonegoro butuh kerja nyata bukan hanya angin surga yang rasanya “semriwing” di telinga tanpa ada fakta sebab pemimpin yang seperti itu hanya akan melukai hati masyarakat Bojonegoro. Yang benar, pemimpin itu ngayomi dan ngopeni yang bekerja sepenuhnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

Atas nama pribadi dan sebagai bagian dari masyarakat di Kabupaten Bojonegoro, penulis mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah – Wakil Bupati Bojonegoro Drs H Budi Irawanto untuk periode 2018 – 2023. Mudah-mudahan, mampu melakukan perubahan terhadap masyarakat di wilayah Kabupaten Bojonegoro ini. Berubah lebih baik untuk mengejar ketertinggalan Kabupaten Bojonegoro jika dibanding dengan kabupaten yang ada sekitanya. Semoga dan semoga…

Penulis adalah:
Pemimpin Redaksi Media Online: rakyatindependen.co.id

Loading...
Comments
Loading...